Bebek Petelur Lapas Pekalongan Hasilkan Puluhan Telur per Hari, Dukung Pembinaan Kemandirian dan Ketahanan Pangan

1 day ago 2

Kota Pekalongan – Lapas Kelas IIA Pekalongan terus mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan peternakan bebek petelur yang berada di area kegiatan kerja. Program ini menjadi salah satu sarana pembelajaran keterampilan sekaligus mendukung kebutuhan internal Lapas, Jumat (19/6/2026).

Saat ini, sebanyak 100 ekor bebek petelur dipelihara di lima kandang yang berada di lingkungan kegiatan kerja. Dari jumlah tersebut, setiap harinya mampu menghasilkan sekitar 76 hingga 78 butir telur.

Dalam pengelolaannya, warga binaan yang terlibat mendapatkan pembinaan dan pendampingan terkait pemeliharaan ternak, mulai dari pemberian pakan, perawatan kesehatan ternak, hingga pengelolaan hasil produksi.

Selain sebagai sarana pembinaan keterampilan, hasil telur yang diproduksi juga dimanfaatkan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dapur Lapas Pekalongan. Saat ini, hasil panen telur secara rutin disetorkan ke dapur lapas sebanyak dua kali dalam sepekan untuk mendukung penyediaan bahan makanan bagi warga binaan.

Mewakili Kepala Lapas Kelas IIA Pekalongan, Teguh Suroso, Kepala Seksi Kegiatan Kerja, R. Arif Hermawan, mengatakan bahwa program peternakan bebek petelur merupakan salah satu bentuk pembinaan yang memberikan manfaat ganda, baik bagi warga binaan maupun bagi operasional lapas.

"Budidaya bebek petelur ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan beternak yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti. Selain itu, hasil telur yang diperoleh juga membantu pemenuhan kebutuhan dapur Lapas Pekalongan. Saat ini kami secara rutin menyetorkan hasil panen telur ke dapur sebanyak dua kali dalam seminggu, " ujar Arif.

Melalui program pembinaan kemandirian yang produktif dan berkelanjutan ini, Lapas Pekalongan berharap warga binaan dapat memperoleh keterampilan yang bermanfaat, meningkatkan produktivitas, serta memiliki bekal yang cukup untuk kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.

(Humas Lapas Pekalongan)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |