PURWOKERTO, – Dalam upaya peningkatan kualitas layanan pembimbingan kemasyarakatan serta sinkronisasi data klien, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto menggelar kegiatan verifikasi data klien pemasyarakatan. Kegiatan yang menyasar seluruh Pembimbing Kemasyarakatan (PK) di lingkungan Bapas Purwokerto ini dilaksanakan secara virtual melalui zoom video conference pada hari Jumat, (5/6), mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.
Sesuai dengan nota dinas nomor WP.13.PAS.52-UM.01.01-1028, fokus utama dari agenda strategis ini adalah penyelarasan data klien pada Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) dan Buku Registrasi. Rapat virtual ini diawali dengan sesi pengarahan yang dipimpin langsung oleh Kepala Bapas Purwokerto, Nasirudin, tepat pada pukul 08.00 WIB.
Dalam sambutannya saat membuka sesi Zoom, Kepala Bapas Purwokerto, Nasirudin, menekankan pentingnya keakuratan data dalam sistem digital pemasyarakatan. "Keakuratan dan sinkronisasi data klien di dalam SDP adalah fondasi utama dari kualitas layanan kita. Melalui verifikasi hari ini, saya menginstruksikan seluruh Pembimbing Kemasyarakatan untuk menyelesaikan tunggakan pembaruan data secara komprehensif, sehingga pelayanan kita semakin terukur, transparan, dan akuntabel, " ujar Nasirudin.
Pemantauan Ketat dan Demonstrasi Sistem
Memasuki agenda inti pada pukul 08.10 WIB, tim verifikator mulai melakukan pemantauan secara intensif terhadap proses rekapitulasi dan verifikasi database klien. Sebelum kegiatan berlangsung, para PK diwajibkan untuk mempersiapkan dan menyelesaikan beberapa hal teknis, di antaranya:
* Telah mengupdate data penyelesaian litmas pada SDP.
* Telah mengupdate data pengakhiran bimbingan pada SDP.
* Telah mengupdate data wajib lapor pada SDP.
* Membuat folder dan mengupload berkas klien pada tautan yang telah disediakan.
* Mengisi data wajib lapor setiap bulan secara daring.

Untuk memfasilitasi kelancaran penginputan ke dalam sistem SDP versi terbaru (SDP2), Candratrisna Tri Martha, yang tergabung dalam tim verifikator, turun tangan memberikan demonstrasi langsung. Sebagai operator sistem, Candra memandu para PK dalam menavigasi antarmuka SDP guna meminimalisir kesalahan teknis selama penginputan berkas klien.
"Kami menyadari bahwa di lapangan, rekan-rekan PK terkadang menemui kendala teknis dalam operasional sistem. Demonstrasi pengisian SDP ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memastikan alur penginputan—baik itu pembaruan litmas maupun pengakhiran bimbingan—dilakukan secara efisien dan sesuai dengan standar yang berlaku di pusat, " ungkap Candra di sela-sela sesi demonstrasi.
Proses pemantauan kerja PK dalam mengisi database klien turut diawasi dengan ketat dari sisi manajerial. Elingrianti, selaku Kasubsi BKD yang juga bertindak sebagai tim verifikator, terus mengevaluasi agar seluruh personel dapat menyelesaikan pembaruan sesuai tenggat waktu acara.
"Tim verifikator secara real-time memantau progres rekan-rekan PK. Sinkronisasi antara SDP dan Buku Registrasi mutlak diperlukan dan tidak bisa ditunda, karena data ini berkaitan langsung dengan pemenuhan hak-hak klien pemasyarakatan yang sedang kita bimbing. Kami mengapresiasi kerja cepat dan proaktif dari para PK pada pagi hari ini, " tegas Elingrianti.
Rangkaian verifikasi intensif ini berlangsung hingga pukul 09.50 WIB, yang kemudian langsung dilanjutkan dengan sesi penyampaian hasil verifikasi data klien pemasyarakatan sebagai penutup acara pada pukul 10.00 WIB. Melalui langkah percepatan ini, tata kelola administrasi dan database di lingkungan Bapas Kelas II Purwokerto diharapkan semakin solid dan siap memberikan layanan pembimbingan yang prima.(Humas Bapas Purwokerto)

















































