14 Sekolah dan 763 Murid di Palupuh Belum Terima MBG, Syafril Dt. Rajo Api Pertanyakan Pemerataan
Agam – Anggota DPRD Kabupaten Agam dari Daerah Pemilihan (Dapil) Agam III yang meliputi Kecamatan Palupuh, Tilatang Kamang, dan Kamang Magek, Syafril SE Dt. Rajo Api, mempertanyakan belum meratanya pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Palupuh. Pasalnya, masih terdapat 14 sekolah dengan total 763 murid dan guru yang belum menerima manfaat program tersebut.
Syafril yang akrab disapa Nyiak Api mengatakan, temuan itu diperoleh saat melakukan kunjungan ke Kecamatan Palupuh. Dalam kunjungan tersebut, ia menerima laporan dari salah seorang guru mengenai masih adanya sekolah yang belum tersentuh Program MBG. Menindaklanjuti laporan tersebut, ia langsung melakukan pendataan terhadap sekolah-sekolah yang belum mendapatkan program pemerintah pusat itu.
Berdasarkan hasil pendataan, terdapat 14 satuan pendidikan yang berada di Nagari Nan Tujuah dan Nagari Pagadih, Kecamatan Palupuh, yang belum menerima Program MBG. Sekolah tersebut terdiri dari jenjang TK, KB, SD hingga SMP, yakni SMP Negeri 2 Palupuh, SMP Negeri 3 Palupuh, SD Negeri 3 Sipisang, SD Negeri 11 Sipisang, SD Negeri 4 Simaung, SD Negeri 16 Simaung, SD Negeri 6 Pagadih, SD Negeri 12 Pagadih, TK Seroja, TK Tunas Harapan, TK PAUD Mawar 2, TK PAUD Permata Bunda, TK Lembah Terang, serta KB Restu Bunda.
"Kami berharap kepada Badan Gizi Nasional ( BGN ) agar program Makan Bergizi Gratis dapat dirasakan seluruh murid tanpa terkecuali. Ini merupakan program strategis Pemerintah Pusat yang harus dilaksanakan secara adil dan merata, " ujar Nyiak Api kepada awak media Rajoapinews.com melalui pesan WhatsApp, Sabtu (25/7/2026).

Ia menegaskan bahwa keadilan dan pemerataan dalam pelaksanaan Program MBG merupakan hak seluruh peserta didik. Karena itu, ia meminta pihak terkait segera melakukan evaluasi agar sekolah-sekolah yang belum terjangkau dapat segera memperoleh layanan yang sama khususnya di Kecamatan Palupuh, Tilatang Kamang dan Kamang Magek dan Kabupaten Agam pada umumnya.
"Keadilan dan pemerataan adalah hak kita. Karena itu harus kita suarakan dan perjuangkan dengan tidak kenal lelah dan tidak ada kata menyerah, sehingga tidak ada lagi murid yang tertinggal dari program pemerintah ini, " tegasnya.q

















































