Tolak Penambangan Sirtu, Warga Lumpajae Barru Usir Paksa Alat Berat PT BBS

8 hours ago 4

​BARRU - Situasi di Dusun Lumpajae, Desa Lompo Tengah, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru mendadak tegang pada Sabtu (20/6/2026) sore. 

Sejumlah warga setempat berbondong-bondong turun ke jalan untuk melakukan aksi penolakan dan mengusir paksa alat berat jenis ekskavator milik PT Bumi Barru Sejahtera (BBS).

​Alat berat berwarna hijau tersebut digunakan untuk aktivitas penambangan pasir dan batu (sirtu) di wilayah mereka. 

Namun, kehadiran armada tambang itu mendapat perlawanan sengit dari masyarakat yang khawatir akan dampak lingkungan.

​Berdasarkan rekaman video di lokasi kejadian, tampak puluhan warga termasuk perempuan dan anak-anak berkumpul di akses jalan tanah.

Mereka menyaksikan langsung ekskavator PT BBS yang terpaksa berbalik arah meninggalkan lokasi setelah dihadang oleh massa. 

Suara gemuruh mesin alat berat berpadu dengan riuh percakapan warga yang mengawal proses pengusiran tersebut hingga situasi kembali kondusif.

​Menurut salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya, aksi ini merupakan puncak keresahan masyarakat terhadap rencana aktivitas tambang sirtu di wilayah mereka. 

Warga mengkhawatirkan kerusakan ekosistem sungai, potensi longsor, serta rusaknya jalan desa akibat mobilitas kendaraan berat.

​"Kami hanya ingin menyelamatkan lingkungan kampung kami. Kalau ditambang, dampaknya kami yang rasakan jangka panjangnya, " ujarnya di lokasi.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah desa setempat maupun perwakilan manajemen PT Bumi Barru Sejahtera (BBS) belum memberikan keterangan resmi terkait ketegangan dan penolakan yang terjadi di lapangan. 

Redaksi masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna mendapatkan informasi berimbang mengenai legalitas izin penambangan tersebut.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |