Tokoh Masyarakat Pangkep Apresiasi Ajakan Bupati, Malam Tahun Baru Lebih Bermakna dengan Zikir dan Doa

1 month ago 29

PANGKEP — Salah seorang tokoh masyarakat Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Provinsi Sulawesi Selatan, Muchtar M.S, ST, menyampaikan pandangannya terkait sikap menyambut malam pergantian tahun baru. Hal tersebut ia sampaikan saat diajak berkonsultasi di Warkop Karya Palampang, Pangkajene, Selasa (30/12/2025).

Dalam perbincangan santai namun penuh makna tersebut, Muchtar menilai imbauan Bupati Pangkep, Dr. Muhammad Yusran Lalogau, sebagai langkah yang sangat tepat dan patut diapresiasi oleh seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, ajakan untuk menyikapi malam pergantian tahun dengan kegiatan zikir dan doa merupakan bentuk kepemimpinan yang menyejukkan serta sejalan dengan nilai-nilai religius dan budaya masyarakat Pangkep.

“Malam tahun baru sebaiknya tidak diisi dengan kegiatan yang berlebihan, apalagi yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keselamatan. Apa yang disampaikan Bupati sangat bagus dan patut kita dukung bersama, ” ujar Muchtar.

Ia menegaskan bahwa zikir dan doa, baik yang dilaksanakan secara berjamaah di masjid maupun secara pribadi di rumah masing-masing, akan membawa suasana pergantian tahun menjadi lebih khidmat dan bermakna.

Muchtar juga menyebut bahwa momentum pergantian tahun seharusnya dijadikan sebagai waktu untuk introspeksi diri, memperbaiki niat, serta memohon keselamatan dan keberkahan untuk tahun yang akan datang.

“Dengan zikir dan doa, kita mengawali tahun baru dengan harapan yang baik, hati yang bersih, serta niat untuk menjadi pribadi dan masyarakat yang lebih baik, ” katanya.

Ia menilai bahwa pendekatan spiritual dalam menyambut tahun baru dapat memperkuat nilai kebersamaan, meningkatkan keimanan, serta menciptakan suasana aman dan damai di tengah masyarakat.

Selain itu, Muchtar berharap imbauan tersebut dapat dipahami dan diikuti oleh generasi muda, agar mereka terbiasa merayakan momen penting dengan cara yang positif dan bermanfaat.

Menurutnya, peran tokoh masyarakat, tokoh agama, dan keluarga sangat penting dalam memberikan teladan serta mengarahkan generasi muda agar tidak terjebak dalam euforia yang berlebihan.

Muchtar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban dan keamanan selama malam pergantian tahun.

“Jika semua pihak saling mendukung dan memiliki kesadaran yang sama, insyaallah malam tahun baru akan berjalan aman, tertib, dan penuh keberkahan, ” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa zikir dan doa bukan hanya bentuk ibadah, tetapi juga sarana untuk memperkuat persatuan dan ketenangan batin di tengah dinamika kehidupan masyarakat.

Dengan sikap tersebut, Muchtar berharap Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan dapat terus menjadi daerah yang religius, harmonis, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal.

Sebagai penutup, ia mengajak masyarakat Pangkep untuk menyambut tahun baru dengan penuh rasa syukur, menjauhi hal-hal yang sia-sia, serta mengisi waktu dengan kegiatan yang membawa kebaikan bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar.( Herman Djide)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |