Bukittinggi — Rombongan Tim IV Safari Ramadan Pemerintah Kota Bukittinggi mengunjungi Masjid Al Furqan Sarojo, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), Senin (2/3/2026) malam.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi Djamaludin, SH., MH selaku Ketua Tim IV, anggota DPRD Kota Bukittinggi Ibra Yasser dan Dedi Patria, camat, lurah, ninik mamak, cadiak pandai serta masyarakat setempat.
Sebelum kegiatan safari dimulai, jamaah terlebih dahulu melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah yang dilanjutkan dengan tausiah keagamaan mengenai adab di masjid.

Dalam tausiahnya, penceramah mengingatkan pentingnya memakmurkan masjid serta menjaga adab ketika berada di rumah ibadah.
“Jika terdengar panggilan azan, maka segeralah salat di masjid. Datanglah dengan pakaian terbaik, menjaga sikap serta memperbanyak doa ketika memasuki masjid, ” ujar ustadz dalam ceramahnya.
Ketua Tim IV Safari Ramadan, Kajari Bukittinggi Djamaludin, SH., MH dalam sambutannya memperkenalkan seluruh anggota tim kepada jamaah serta menyampaikan bahwa kunjungan Safari Ramadan menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Sekretaris Daerah akan memaparkan sejumlah program pembangunan yang tengah dan akan dilaksanakan.
Selanjutnya, Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, menyampaikan berbagai program prioritas Pemerintah Kota Bukittinggi di berbagai sektor pelayanan masyarakat.
Di bidang pendidikan, Pemko Bukittinggi telah melaksanakan program bantuan perlengkapan sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP berupa baju, celana, sepatu hingga tas sekolah.
“Program ini bertujuan untuk mengurangi beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak, ” jelas Rismal Hadi.
Pada sektor keagamaan, pemerintah daerah juga menggulirkan program Surau Gemilang melalui kegiatan Subuh berjamaah yang melibatkan anak-anak bersama orang tua guna memperkuat pendidikan karakter dan nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Sementara di bidang kesehatan, Pemko Bukittinggi menghadirkan layanan angkutan gratis dari Puskesmas menuju RSUD, khususnya bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi. Selain itu, layanan BPJS Kesehatan telah mencapai Universal Health Coverage (UHC), sehingga masyarakat yang belum terdaftar tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP.

Terkait infrastruktur, Sekda menjelaskan bahwa sejumlah kerusakan jalan di jalur bypass merupakan kewenangan pemerintah pusat karena termasuk jalan nasional. Namun pemerintah daerah tetap melakukan koordinasi untuk percepatan perbaikan.
Ia juga menyinggung penanganan banjir di sejumlah kawasan seperti Mandiangin hingga Koto Selayan dan Bandar Tambuo yang kini mulai berkurang setelah dilakukan normalisasi dan penggalian saluran drainase.
Di sektor pelayanan air bersih, Rismal Hadi menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah mengalokasikan bantuan sebesar Rp42 miliar untuk peningkatan layanan PDAM yang akan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah melalui perbaikan sistem distribusi air.
Selain pembangunan fisik, Pemko Bukittinggi juga terus menghidupkan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat melalui berbagai event daerah, nasional hingga internasional, termasuk rangkaian kegiatan di kawasan Jam Gadang serta peringatan 100 tahun Jam Gadang yang melibatkan interaksi budaya dari puluhan negara.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga membuka ruang aspirasi masyarakat serta menegaskan komitmen memberikan bantuan operasional masjid sebesar Rp9 juta setiap tahun.
Sebagai bentuk dukungan kegiatan keagamaan selama Ramadan, Pemko Bukittinggi turut menyerahkan bantuan secara simbolis berupa honor penceramah sebesar Rp300 ribu per malam selama 30 hari Ramadan.
Kegiatan Safari Ramadan ditutup dengan penyerahan bantuan kepada pengurus Masjid Al Furqan Sarojo serta silaturahmi antara jajaran pemerintah daerah dan masyarakat setempat.(Lindafang).















































