Tgk Ali Akbar: Musibah Bukan Hanya Bencana Tapi Cermin Keimanan dan Jalan Kembali kepada Allah

1 month ago 30

BANDA ACEH — Musibah yang melanda manusia pada hakikatnya bukan sekadar bencana, melainkan bagian dari ketetapan Allah Swt yang menghadirkan ujian, teguran, atau bahkan azab, tergantung pada kondisi keimanan dan perbuatan manusia. Pesan religius penuh makna ini akan disampaikan oleh Tgk Ali Akbar, S.Pd., M.Pd dalam khutbah Jum’at di Masjid Asrama TNI Kuta Alam, Banda Aceh, pada 2 Januari 2026 / 13 Rajab 1447 H.

Dalam khutbahnya, Tgk Ali Akbar menyoroti musibah besar yang pernah dan sedang dialami Aceh, mulai dari tsunami, banjir bandang hingga longsor di sejumlah wilayah. Ia mengutip firman Allah Swt dalam Surah Al-‘Ankabut ayat 2 yang menegaskan bahwa keimanan tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus dibuktikan melalui ujian.

“Ketika Allah mendatangkan musibah, manusia terbagi dalam tiga kelompok: musibah sebagai ujian bagi orang beriman, sebagai teguran bagi yang mulai lemah imannya, dan sebagai azab bagi mereka yang melampaui batas, ” ujar Tgk Ali Akbar.

Menurutnya, musibah sebagai ujian diberikan kepada hamba yang taat agar derajat keimannya semakin tinggi. Sementara musibah sebagai teguran hadir bagi mereka yang masih beriman namun mulai lalai. Sedangkan musibah sebagai azab datang kepada mereka yang melakukan kerusakan, menyalahgunakan kekuasaan, serta mengeksploitasi alam tanpa batas.

Dai muda Aceh ini juga mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan adalah akibat tangan manusia sendiri, sebagaimana tertuang dalam Surah Ar-Rum ayat 41. Karena itu, introspeksi diri menjadi hal yang sangat penting.

“Jika musibah adalah ujian, perkuat iman dan tawakal. Jika teguran, segeralah kembali ke jalan benar. Dan jika azab namun Allah masih memberi kesempatan hidup, maka bertaubatlah dan perbanyak amal saleh, ” tegasnya.

Ia juga mengutip Surah At-Taubah ayat 51 sebagai penegasan bahwa tidak ada musibah yang terjadi kecuali atas izin Allah, dan kepada-Nya lah manusia harus berserah diri.

Di akhir khutbahnya, Tgk Ali Akbar mengajak masyarakat Aceh untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, menjaga lingkungan, serta memperkokoh persatuan di tengah musibah.

“Kita berharap khutbah dan tausiyah menjadi pengingat bagi masyarakat untuk memperbaiki diri, memperkuat tauhid tasawuf, dan membangun solidaritas sosial di tengah cobaan yang sedang melanda Aceh, ” pungkas khatib Jum’at, Da'i muda Aceh sekaligus Panglima Muda Tauhid Tasawuf Asia Tenggara tersebut. (Muhammad) 

Read Entire Article
Karya | Politics | | |