Mataram, NTB — Seorang pria asal Dusun Pengonong, Desa Batu Kumbung, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, resmi melayangkan laporan ke pihak kepolisian Resor Kota Mataram terkait dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak, Selasa (16/12/2025).
Pelapor, yang diketahui bernama Sahman Ariandi (42), mendatangi Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Mataram pada Selasa dini hari (16/12) sekitar pukul 01.45 WITA. Ia melaporkan peristiwa pengeroyokan yang menimpa Putrinya (F) siswa Salah satu Sekolah Dasar di Kecamatan Lingsar yang diduga dilakukan oleh beberapa rekan satu sekolahnya.
Berdasarkan keterangan dalam laporan polisi, peristiwa kekerasan tersebut terjadi pada Senin siang, 15 Desember 2025, sekitar pukul 14.00 WITA di pinggir lapangan olahraga Dusun Presak Sidekarya, Desa Batu Kumbung, Kecamatan Lingsar yang tidak jauh dari Lokasi sekolah.
Kasus ini terungkap saat Sahman baru saja pulang bekerja pada Senin malam sekitar pukul 19.30 WITA. Setibanya di rumah, sang istri, Aniah Safitri, mengabarkan bahwa anak mereka telah menjadi korban pengeroyokan.
"Saya tanya siapa yang mengeroyok, istri saya menjawab pelakunya adalah Z dan teman-temannya. Ia menyuruh saya mengecek video kejadiannya di rumah tetangga kami, " terang Sahman saat konferensi pers kepada media, Jumat (19/12/2025).
Guna memastikan kebenaran informasi tersebut, Sahman lantas mendatangi rumah saksi bernama Doni. Di sana, istri Doni menunjukkan sebuah video yang sempat diunggah di status WhatsApp milik seseorang bernama Putri.
Melihat tayangan yang memperlihatkan anaknya dianiaya, Sahman langsung mendokumentasikan video tersebut menggunakan ponsel pribadinya sebagai barang bukti.
Tak butuh waktu lama, malam itu juga Sahman langsung bergegas menuju Polsek Lingsar untuk berkonsultasi. Oleh petugas piket Polsek Lingsar, ia diarahkan untuk membuat laporan resmi ke Polresta Mataram mengingat kasus ini melibatkan anak di bawah umur yang memerlukan penanganan khusus dari Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak).
Sahman kemudian menjemput istri dan anaknya (korban) untuk memberikan keterangan lebih lanjut di Polresta Mataram. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian telah menerima pengaduan tersebut dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap para terduga pelaku.
“Saya sangat berharap laporan ini bisa ditindaklanjuti oleh Polresta Mataram dan diproses secara serius mengingat agar peristiwa seperti ini tidak terjadi lagi pada orang lain. Ya biar ada efek jera pelakunya, “tutupnya.
Menurutnya, beberapa orang yang terlihat di video tersebut diketahui sebagai teman anaknya.
“Saya heran apa sebetulnya yang menjadi penyebabnya. Mengingat para pelaku itu temen sehari-hari nya anak saya ini, “ucapnya.
Selain itu Ia bercerita sempat bertemu dengan pihak sekolah dimana anaknya dan beberapa pelaku ini bersekolah membahas terkait peristiwa itu.
“Memang itu terjadi saat jam pulang sekolah. Saya jadi mempertanyakan cara mendidik pihak sekolah kenapa ada muridnya yang bisa melakukan tindakan seperti itu. Bagaimana Model didikan guru-guru disana, “terangnya.
Sementara itu pihak kepolisian dari unit PPA Polresta Mataram membenarkan adanya laporan dugaan tindak kekerasan terhadap anak tersebut.
“Laporan nya masih kita selidiki dulu. Kami akan mengumpulkan beberapa keterangan terlebih dahulu sebelum mulai melakukan proses penyelidikan, “ucap Kanit PPA Sat Reskrim Polresta Mataram Iptu Eko Ari Prastya SH., saat dikonfirmasi media ini via telp,
Kasus ini menjadi perhatian serius bagi para orang tua, agar terus meningkatkan pengawasan terhadap putra putrinya untuk meminimalisir terjadinya kasus serupa atau tindakan bullying lainnya. (Adb)

































:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,598,20,0)/kly-media-production/medias/4849524/original/085214000_1717171762-19_WhatsApp_Image_2024-05-31_at_22.15.20__1_.jpeg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382095/original/065022200_1760528961-nova_arianto.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382025/original/028973600_1760525453-IMG_6059.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5248817/original/035812400_1749619646-499673275_122128448780803027_1853099732150192080_n.jpg)