SRMP 4 Padang Gandeng Polda Sumbar Perkuat Disiplin 145 Siswa dari Keluarga Ekonomi Terbatas

6 hours ago 2

 PADANG — Sekolah Rakyat Menengah Pertama 4 Padang resmi menggandeng Polda Sumatera Barat untuk memperkuat pembinaan karakter, disiplin, dan mental bagi 145 siswanya yang berasal dari keluarga ekonomi terbatas.

Kerja sama tersebut ditandai dengan komitmen Polda Sumbar menerjunkan personel sebagai mentor dan instruktur di sekolah yang berlokasi di Kompleks Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Pauh tersebut.

Kepala SRMP 4 Padang, Azizah Batubara, mengatakan para siswa memiliki semangat belajar tinggi meski berasal dari latar belakang ekonomi terbatas. Namun, menurutnya, dibutuhkan pembinaan khusus agar mereka memiliki daya saing dan karakter yang kuat.

“Kami melihat potensi besar dari anak-anak ini. Dengan pendampingan yang tepat, mereka bisa berkembang dan memiliki masa depan yang lebih baik, ” ujar Azizah.

Menanggapi hal itu, Kapolda Sumbar melalui Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut. Ia menegaskan Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pembina generasi muda.

“Kami akan mengirimkan instruktur untuk melatih Peraturan Baris Berbaris serta memberikan bimbingan motivasi. Personel Polri akan menjadi mentor dan role model dalam menanamkan nilai ketegasan, disiplin, dan kejujuran, ” kata Anissullah.

Ia menilai pendidikan karakter merupakan investasi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan. Dengan disiplin yang sistematis, keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi siswa untuk meraih cita-cita, termasuk berpeluang bergabung dengan institusi Polri di masa depan.

Selain pembinaan siswa, kerja sama tersebut juga akan menyasar peningkatan kapasitas 12 tenaga pendidik di SRMP 4 Padang.

Pendampingan direncanakan mencakup pemahaman aspek hukum dan tata kelola sekolah, khususnya terkait Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), guna memastikan operasional berjalan transparan dan sesuai regulasi.

Azizah menyebut langkah ini penting agar pengelolaan sarana dan prasarana sekolah tetap akuntabel, terlebih di tengah keterbatasan fasilitas, termasuk hanya satu unit armada transportasi yang melayani seluruh siswa.

Pihak sekolah berharap sinergi dengan Polda Sumbar dapat membuka wawasan siswa melalui berbagai kegiatan kepolisian, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri mereka di tengah masyarakat.

(Berry)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |