LEMBANG — Silaturahmi Nasional Ikatan Keluarga Alumni Resimen Mahasiswa Seroja Timor Timur atau Silatnas IKA Menwa Seroja Timor Timur ke-8 digelar pada 12–14 Juni 2026 di Bumi Makmur Indah Hotel & Convention, Lembang, Jawa Barat.

Kegiatan nasional ini diikuti para alumni Resimen Mahasiswa yang pernah bertugas di Timor Timur, yang kini menjadi Timor Leste, pada periode 1979 hingga 1998. Korwil IKA Menwa Seroja Timor Timur Provinsi Jawa Barat dipercaya menjadi tuan rumah berdasarkan hasil Silatnas ke-7 yang sebelumnya digelar di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Rangkaian kegiatan Silatnas dibuka dengan diskusi kebangsaan yang menghadirkan sejumlah tokoh senior Resimen Mahasiswa. Di antaranya Ir. Budiono Kartohadiprodjo, senior Korps Resimen Mahasiswa dari Jawa Barat, serta Ketua Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia, Prof. Dr. Bahrullah Akbar, MBA, CIPM., CA., CPA., CSFA., CFrA., CGCAE., QGIA.
Dalam diskusi tersebut, Ir. Budiono Kartohadiprodjo memaparkan sejarah panjang keterlibatan Resimen Mahasiswa dalam berbagai momentum penting bangsa. Ia menjelaskan peran Menwa Jawa Barat dalam penumpasan DI/TII, Operasi Trikora, hingga pengamanan Bandung pada masa peristiwa G30S/PKI, ketika Pasukan Siliwangi tengah melaksanakan operasi di Jawa Tengah.
Sementara itu, Prof. Dr. Bahrullah Akbar menyampaikan pentingnya menyatukan alumni Resimen Mahasiswa dalam satu wadah yang solid. Ia juga menegaskan komitmen untuk terus mendukung kegiatan Resimen Mahasiswa yang saat ini digerakkan oleh KMI, Konas, dan Komenwa. Harapan tersebut akan terus didorong, termasuk melalui Rakernas IARMI mendatang di IPDN Sumedang.
Diskusi kebangsaan juga mendapat tanggapan dari Mayor Jenderal TNI (Purn.) Dr. Agus Winarna, S.I.P., M.Si., M.Tr.(Han), M.H., yang merupakan dosen Universitas Pertahanan. Ia menyampaikan bahwa penugasan Resimen Mahasiswa tidak hanya berlangsung di Timor Timur, tetapi juga pernah dilakukan di Timur Tengah, Irian Jaya atau Papua, serta Aceh.
Ketua IKA Menwa Seroja Timor Timur, Brigjen TNI (Purn.) Drs. Harsanto Adi S., M.M., M.Th., mengapresiasi kehadiran para narasumber dan penanggap dalam diskusi kebangsaan tersebut. Menurutnya, pandangan yang disampaikan para tokoh memberikan perspektif penting mengenai posisi alumni Resimen Mahasiswa ke depan.
Ia juga menyampaikan bahwa IKA Menwa Seroja Timor Timur telah melakukan berbagai pertemuan dengan sejumlah pemimpin pemerintahan, termasuk dengan Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan. Pertemuan tersebut membahas posisi Menwa maupun alumni dalam konsep kenegaraan, terutama setelah disahkannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional.
Sekretaris Umum IKA Menwa Seroja Timor Timur, Dr. Stevy Hanny Supena, S.E., M.M., juga menegaskan bahwa berbagai upaya telah dilakukan bersama organisasi Resimen Mahasiswa dan alumni untuk memperjuangkan eksistensi Menwa agar kembali mendapat pembinaan negara. Hal ini dinilai penting mengingat sejak tahun 2000 posisi Resimen Mahasiswa dikembalikan ke perguruan tinggi sebagai unit kegiatan mahasiswa.
Selain diskusi kebangsaan, Silatnas ke-8 juga diisi dengan kegiatan pesiar ke Lembur Pakuan dan Taman Wisata Alam Tangkuban Perahu. Pada malam harinya, peserta mengikuti malam keakraban sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antarsesama alumni.
Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI (Purn.) Drs. Harsanto Adi S., M.M., M.Th., menyampaikan bahwa IKA Menwa Seroja Timor Timur memiliki tiga agenda penting dalam setiap kegiatannya, yaitu pembekalan, organisasi, dan silaturahmi.
Ia juga menegaskan bahwa IKA Menwa Seroja Timor Timur memiliki kekhasan tersendiri. Organisasi ini tidak akan bertambah anggotanya, tetapi secara alami akan terus berkurang seiring berjalannya waktu. Karena itu, seluruh anggota berkomitmen untuk terus mendharmabaktikan sisa pengabdian mereka bagi bangsa dan negara Indonesia.
Silatnas ke-8 IKA Menwa Seroja Timor Timur ditutup dengan ramah tamah, foto bersama, dan hiburan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persaudaraan, menjaga semangat kebangsaan, serta meneguhkan pengabdian alumni Resimen Mahasiswa Seroja Timor Timur kepada Indonesia. (PERS)

















































