PAPUA, Waropen – Komitmen menjaga kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan prajurit Yonif TP 860/NSK di wilayah penugasan. Tidak hanya melalui kegiatan sosial dan teritorial, kebersamaan juga diwujudkan melalui kegiatan keagamaan yang menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.
Pada Jumat (19/6/2026), prajurit Yonif TP 860/NSK melaksanakan Shalat Jumat bersama masyarakat di Masjid At-Taqwa Urfas, Distrik Urei Faisei, Kabupaten Waropen, Papua. Kegiatan yang berlangsung khusyuk tersebut menjadi momentum memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus mempererat tali silaturahmi antara prajurit dan warga setempat.
Sejak menjelang pelaksanaan ibadah, suasana kebersamaan tampak begitu terasa. Prajurit dan masyarakat berbaur dalam satu saf, mencerminkan eratnya hubungan yang telah terjalin selama pelaksanaan tugas di wilayah Papua.
Shalat Jumat dipimpin oleh Ustad Hermanto yang bertindak sebagai khotib sekaligus imam. Dalam khutbahnya, ia menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman yang dimiliki Indonesia.
Pesan tersebut mendapat perhatian penuh dari seluruh jamaah. Di tengah berbagai tantangan kehidupan bermasyarakat, semangat persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kegiatan ibadah berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan. Kehadiran prajurit Yonif TP 860/NSK di tengah masyarakat tidak hanya mencerminkan pelaksanaan kewajiban sebagai umat beragama, tetapi juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus terpelihara.
Selain sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual prajurit guna membangun moral, semangat pengabdian, serta ketangguhan dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan membantu masyarakat di wilayah penugasan.
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Yonif TP 860/NSK kembali menunjukkan bahwa keberadaan TNI di Papua bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra masyarakat dalam membangun kehidupan yang damai, harmonis, dan sejahtera.
Kebersamaan dalam ibadah menjadi bukti bahwa persatuan tidak hanya diucapkan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata antara TNI dan rakyat demi menjaga keutuhan NKRI.

















































