Satgas Yonif 742/SWY Percepat Renovasi SD Rusak di Lanny Jaya, Bangun Harapan Anak Papua

2 hours ago 1

LANNY JAYA - Di tengah medan pegunungan yang sulit dijangkau, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/Satya Wira Yudha (SWY) terus menunjukkan komitmennya mendukung dunia pendidikan di Papua. Melalui program Bakti TNI, personel Satgas kembali melanjutkan renovasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kuyawage di Kampung Wome, Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Jumat (26/6/2026).

Perbaikan sekolah tersebut menjadi harapan baru bagi ratusan anak di wilayah pedalaman yang selama ini harus belajar di bangunan dengan kondisi rusak berat. Berdasarkan hasil peninjauan, sekitar 80 persen bangunan sekolah mengalami kerusakan akibat usia bangunan dan keterbatasan akses menuju wilayah tersebut.

Kegiatan renovasi dipimpin Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Satgas Yonif 742/SWY, Letda Inf Hendra Yudha Negara, bersama 23 personel yang memiliki kemampuan di bidang konstruksi.

Bersama warga Kampung Wome dan guru honorer SDN Kuyawage, Kardis Kogoya, para prajurit bergotong royong mengerjakan pemasangan plafon ruang kelas, pengecatan kusen jendela, hingga penyelesaian plafon bagian luar bangunan.

Hingga saat ini, progres renovasi telah mencapai sekitar 37 persen.

Pasiter Satgas Yonif 742/SWY, Letda Inf Hendra Yudha Negara, mengatakan pembangunan sekolah bukan sekadar memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga menjadi investasi bagi masa depan generasi muda Papua.

"Melihat senyum anak-anak saat sekolah mereka mulai diperbaiki menjadi motivasi terbesar bagi kami. Yang kami bangun bukan hanya ruang kelas, tetapi juga harapan agar mereka memiliki tempat belajar yang aman dan nyaman untuk meraih cita-cita, " ujar Letda Inf Hendra Yudha Negara.

Selama proses pembangunan, warga Kampung Wome ikut terlibat aktif membantu pekerjaan renovasi. Kebersamaan antara prajurit, tokoh masyarakat, guru, hingga mama-mama Papua menjadi gambaran kuatnya semangat gotong royong di pedalaman Papua.

Untuk memastikan seluruh proses berjalan aman, Komandan Pos (Danpos) Kuyawage, Lettu Inf Arya Sayaka, menerapkan pengamanan di sekitar lokasi pembangunan sehingga aktivitas renovasi dapat berlangsung tanpa hambatan.

"Kami ingin memastikan seluruh kegiatan berjalan aman. Setiap pekerjaan yang dilakukan prajurit merupakan bentuk pengabdian untuk menghadirkan lingkungan belajar yang lebih baik bagi anak-anak Papua, " kata Lettu Inf Arya Sayaka.

Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, menegaskan bahwa pembangunan sarana pendidikan di daerah terpencil merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pemerataan pembangunan.

Menurutnya, keterbatasan infrastruktur tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak Papua untuk memperoleh pendidikan yang layak.

"Kami ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan hingga wilayah yang paling sulit dijangkau. Pendidikan merupakan fondasi masa depan Papua, sehingga sekolah yang layak menjadi kebutuhan yang harus terus diperjuangkan bersama, " ujar Letkol Inf Dedi Risdiantoro.

Ia menambahkan, sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan di Papua, termasuk di sektor pendidikan.

Dengan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, renovasi SDN Kuyawage diharapkan segera rampung sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman. Kehadiran sekolah yang lebih layak diyakini akan meningkatkan semangat belajar anak-anak sekaligus membuka peluang lahirnya generasi Papua yang unggul dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah. (*)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |