PUNCAK - Langkah sederhana namun berdampak besar dilakukan prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 621/Manuntung (Mtg) Koops HABEMA di pedalaman Papua Tengah. Dengan memborong hasil panen para mama Papua di Desa Gigobak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, prajurit TNI tak hanya memenuhi kebutuhan logistik, tetapi juga ikut menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (10/7/2026) itu dipimpin langsung oleh Komandan Pos (Danpos) Gigobak, Letda Inf Wir Difla, sebagai bagian dari pembinaan teritorial yang mengedepankan pendekatan kesejahteraan kepada masyarakat di wilayah penugasan.
Di lapak sederhana milik warga, para prajurit tampak membeli berbagai hasil kebun seperti pisang dan jagung manis yang baru dipanen. Suasana hangat pun tercipta ketika prajurit berbincang akrab dengan para mama Papua yang menjajakan hasil tani mereka. Kehadiran seorang anak kecil yang setia menemani ibunya berdagang semakin menggambarkan kehidupan sederhana masyarakat pedalaman yang menggantungkan penghasilan dari hasil kebun.
Aksi borong hasil tani tersebut disambut antusias warga. Dalam waktu singkat, hasil panen mereka habis terjual sehingga memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga.
"Kami ingin kehadiran Satgas benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan membeli langsung hasil kebun mama-mama Papua, kami berharap dapat membantu meningkatkan pendapatan mereka sekaligus memberikan semangat agar terus produktif mengolah lahan pertanian, " ujar Danpos Gigobak Letda Inf Wir Difla.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar transaksi jual beli, melainkan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat di daerah penugasan.
"Kemanunggalan TNI dan rakyat harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Kebahagiaan masyarakat adalah kebahagiaan kami. Jika hasil panen mereka laku dan ekonomi keluarga terbantu, itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi prajurit yang bertugas di sini, " katanya.
Selain membantu meningkatkan pendapatan petani, hasil bumi yang dibeli juga dimanfaatkan sebagai bahan pangan segar untuk memenuhi kebutuhan gizi personel Satgas selama menjalankan tugas di wilayah Papua Tengah.
Program pemberdayaan ekonomi seperti ini dinilai mampu memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai sumber penghidupan utama. Di sisi lain, interaksi yang terjalin antara prajurit dan warga semakin mempererat hubungan emosional serta membangun rasa saling percaya.
Pendekatan humanis yang dilakukan Satgas Yonif 621/Manuntung Koops HABEMA menjadi bagian dari komitmen TNI dalam menjaga stabilitas keamanan melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman, kondusif, sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi di wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
Kegiatan ini juga menegaskan bahwa kehadiran TNI di Papua tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan wilayah, tetapi turut berperan aktif dalam mendukung kehidupan masyarakat melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan warga di pedalaman.
(PERS)

















































