Satgas Yonif 142/KJ Borong Dagangan Mama Papua, Jaga Ekonomi Lokal

1 week ago 5

PUNCAK - Di tengah kehangatan pegunungan Papua Tengah, prajurit Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya menunjukkan kepedulian mendalam kepada masyarakat melalui Pos Sinak Pasar. Pada Sabtu (14/3/2026), pasar tradisional Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, menjadi saksi aksi sederhana namun penuh makna, di mana para prajurit memborong dagangan sayur serta umbi-umbian milik para mama Papua.

Langkah ini bukan sekadar transaksi jual beli, melainkan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan warga dan upaya menjaga stabilitas ekonomi lokal di wilayah pegunungan yang kerap dihadapkan pada tantangan geografis.

Letda Inf Munthe, Komandan Pos (Danpos) Sinak Pasar, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian integral dari pendekatan humanis yang dijalankan Satgas. Ia menekankan bahwa tugas prajurit melampaui penjagaan keamanan semata; hadir di tengah masyarakat untuk memberikan dukungan sosial ekonomi adalah prioritas.

"Melalui kegiatan ini kami ingin membantu mama-mama Papua agar hasil kebun mereka dapat terjual. Harapannya, langkah kecil ini bisa membantu memenuhi kebutuhan keluarga mereka sekaligus menjaga roda perekonomian masyarakat di Distrik Sinak, " ujar Letda Inf Munthe.

Sambutan hangat mengalir dari masyarakat. Para mama penjual di pasar tradisional Sinak mengungkapkan rasa lega dan terima kasih yang tulus. Dagangan mereka, yang menjadi sumber penghidupan, laris terjual dalam waktu singkat berkat dukungan prajurit.

Maria (42), salah seorang pedagang, tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya.

"Kami sangat senang dan bersyukur. Bapak-bapak TNI sering datang membeli hasil kebun kami. Dengan begitu kami bisa membawa uang pulang untuk keluarga, " tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Lebih dari sekadar peningkatan pendapatan, aksi ini juga menjadi perekat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat Papua. Kehadiran Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya di Distrik Sinak diharapkan terus menorehkan dampak positif yang berkelanjutan bagi kehidupan warga setempat, membuktikan bahwa penjagaan keamanan dan kemanusiaan adalah dua sisi mata uang yang tak terpisahkan dalam melayani rakyat.

(PERS)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |