PANGKEP SULSEL - Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Provinsi Sulawesi Selatan, Lutfi Hanafi, memberikan pandangannya terkait pergeseran sejumlah Kepala Dinas yang kini menempati jabatan baru di lingkup Pemerintah Kabupaten Pangkep.
Hal tersebut disampaikan Legislator dari Partai Gerindra saat diajak konsultasi melalui seluler telponnya Senin malam (5/1/2026) Menurutnya, rotasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam birokrasi dan harus dimaknai sebagai upaya penyegaran organisasi serta peningkatan kinerja pemerintahan.
Lutfi Hanafi menilai, langkah awal yang paling penting dilakukan oleh seorang Kepala Dinas setelah menduduki jabatan baru adalah memahami secara menyeluruh tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dinas yang dipimpinnya. Penguasaan tupoksi menjadi dasar dalam menjalankan kebijakan dan program secara tepat sasaran.
Selain itu, Kepala Dinas baru juga perlu segera memperkenalkan diri kepada seluruh jajaran internal, mulai dari pejabat struktural, kepala bidang, hingga staf. Langkah ini penting untuk membangun komunikasi awal yang baik dan menciptakan suasana kerja yang harmonis.
Menurut Lutfi, melakukan assessment atau penilaian terhadap kondisi dinas juga tidak kalah penting. Kepala Dinas harus mengetahui program yang sedang berjalan, kendala yang dihadapi, serta potensi sumber daya manusia yang dimiliki agar dapat menentukan arah kebijakan ke depan.
Konsolidasi internal organisasi menjadi langkah strategis berikutnya. Dengan memastikan setiap pegawai memahami tugas dan tanggung jawabnya, Kepala Dinas dapat menciptakan koordinasi kerja yang solid dan efektif di lingkungan dinas.
Luthfi Hanafi juga menekankan pentingnya memahami regulasi serta program prioritas daerah. Visi dan misi kepala daerah, khususnya Bupati Pangkep Dr H. Muhammad Yusran Lalogau, harus menjadi acuan utama agar program dinas sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Di sisi lain, Kepala Dinas baru diharapkan mampu menjalin koordinasi yang baik dengan pemangku kepentingan eksternal. Hubungan kerja dengan DPRD, instansi terkait, serta masyarakat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program pemerintah.
Menurut Lutfi, koordinasi lintas sektor akan memudahkan kolaborasi program, memperlancar perizinan, serta meningkatkan efektivitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Setelah memahami kondisi internal dan eksternal, Kepala Dinas perlu menyusun prioritas program dan target kinerja awal. Penyusunan Rencana Kerja (Renja) yang realistis akan menjadi tolok ukur capaian kinerja selama masa jabatan.
Lutfhi juga menyoroti pentingnya peningkatan tata kelola internal, terutama dalam hal administrasi dan penerapan standar operasional prosedur (SOP). Tata kelola yang baik akan mempercepat pengambilan keputusan dan meminimalisir kesalahan administrasi.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa kepemimpinan di dinas bukan hanya soal kebijakan, tetapi juga tentang keteladanan. Kepala Dinas diharapkan mampu membangun kultur kerja yang produktif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Rotasi jabatan harus menjadi momentum untuk menghadirkan semangat baru, inovasi, dan perbaikan pelayanan kepada masyarakat, ” ujar Lutfi Hanafi.
Ia berharap, dengan langkah awal yang tepat, para Kepala Dinas yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Pangkajene Kepulauan serta kesejahteraan masyarakat secara luas.( Herman Djide)



































:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,598,20,0)/kly-media-production/medias/4849524/original/085214000_1717171762-19_WhatsApp_Image_2024-05-31_at_22.15.20__1_.jpeg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382095/original/065022200_1760528961-nova_arianto.jpg)
