PANGKEP SULSEL - Sebanyak 4.993 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Penyerahan SK tersebut berlangsung khidmat pada Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Alun-Alun Citra Mas Pangkep, Rabu (17/12/2025).
Penandatanganan perjanjian kerja sekaligus penyerahan SK pengangkatan PPPK paruh waktu dilakukan langsung oleh Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau kepada perwakilan PPPK dari sejumlah instansi. Kegiatan ini disaksikan oleh Wakil Bupati Pangkep Abd Rahman Assagaf serta Sekretaris Daerah Kabupaten Pangkep Hj. Suriani.
Dalam arahannya, Bupati Pangkep menyampaikan bahwa pengangkatan PPPK paruh waktu di lingkup Pemerintah Kabupaten Pangkep berjumlah 4.993 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 950 tenaga pendidik, 1.168 tenaga kesehatan, dan 2.878 tenaga teknis yang akan memperkuat pelayanan pemerintahan daerah.
Bupati menjelaskan, pengangkatan PPPK paruh waktu tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Nomor 16 Tahun 2025. Dalam aturan tersebut, masa kerja PPPK paruh waktu ditetapkan selama satu tahun dan dituangkan dalam perjanjian kerja yang dapat diperbarui setiap tahunnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh PPPK paruh waktu wajib menyusun Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) sebagai dasar penilaian kinerja. SKP menjadi instrumen penting dalam evaluasi kinerja serta pertimbangan perpanjangan masa kerja ke depan.
Terkait pengupahan, Bupati Pangkep menegaskan bahwa gaji PPPK paruh waktu disesuaikan dengan ketersediaan anggaran pada masing-masing instansi pemerintah. Namun demikian, penghasilan yang diterima paling sedikit setara dengan upah yang diterima saat masih berstatus tenaga non ASN.
“PPPK paruh waktu wajib membuat Sasaran Kinerja Pegawai atau SKP. Upahnya disesuaikan dengan ketersediaan anggaran instansi pemerintah atau paling sedikit sama dengan upah yang diterima saat masih menjadi tenaga non ASN, ” tegas Bupati.
Bupati juga mengingatkan agar PPPK paruh waktu yang belum memahami sistem dan teknologi, khususnya dalam penyusunan SKP berbasis aplikasi, dapat saling membantu dan belajar bersama di lingkungan kerja masing-masing.
Ia secara tegas meminta agar tidak ada praktik pungutan liar dalam proses penyusunan maupun pengelolaan administrasi kepegawaian. Menurutnya, seluruh mekanisme penyusunan SKP harus difasilitasi oleh unit kepegawaian di masing-masing instansi.
“Saya tidak mau ada pungli-pungli. Silakan belajar bersama bagaimana mengisi SKP. Nanti akan disampaikan dan difasilitasi melalui seksi kepegawaian di instansi masing-masing, ” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menitipkan pesan kepada seluruh PPPK paruh waktu agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan dedikasi. Ia menekankan bahwa ketentuan disiplin dan aturan kepegawaian yang berlaku bagi PPPK paruh waktu pada prinsipnya sama dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS).
“Saya titip kepada PPPK paruh waktu yang dilantik hari ini, kerjaki baik-baik semua. Berikan pelayanan pemerintahan yang maksimal, jaga disiplin, karena aturannya sama dengan PNS, ” pesannya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Pangkep, Farmawaty, menjelaskan bahwa sebanyak 4.993 PPPK paruh waktu menerima SK pengangkatan yang diserahkan secara simbolis pada kesempatan tersebut. Selanjutnya, para PPPK paruh waktu akan menjadi bagian dari manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangkep.
Ia menambahkan, PPPK paruh waktu akan dievaluasi setiap tahun sebagai dasar perpanjangan masa kerja. Selain itu, mereka wajib menyusun SKP, mematuhi seluruh kewajiban, serta menjauhi larangan yang berlaku bagi ASN.
Pemerintah Kabupaten Pangkep berharap keberadaan PPPK paruh waktu dapat memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan kinerja pemerintahan daerah secara berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Pangkep juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang lomba inovasi daerah yang diselenggarakan oleh Bapperida Kabupaten Pangkep sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan terobosan dalam mendukung pembangunan daerah. ( Herman Djide)































:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382095/original/065022200_1760528961-nova_arianto.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382025/original/028973600_1760525453-IMG_6059.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,598,20,0)/kly-media-production/medias/4519263/original/002213900_1690723743-20230730IY_BRI_Liga_1_Persija_Jakarta_vs_Persebaya_Surabaya_3.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,598,20,0)/kly-media-production/medias/5381739/original/070404100_1760516323-Ridho.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,598,20,0)/kly-media-production/medias/5244174/original/082255300_1749138695-20250605BL_Timnas_Indonesia_Vs_China_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026-21.JPG)


