PADANG - Kepedulian nyata dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mulai dirasakan warga yang dilanda musibah. Hari ini, Jumat (05/12/2025), tim relawan kebencanaan BPBD Sumbar secara resmi diterjunkan untuk meringankan beban masyarakat yang rumahnya rusak akibat bencana hidrometeorologi. Aksi kemanusiaan perdana ini dipusatkan di Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, sejak Rabu (03/12/2025).
Pembentukan pasukan relawan ini merupakan wujud nyata tindak lanjut arahan dari Gubernur Sumatera Barat, yang menekankan pentingnya peran aktif seluruh perangkat daerah dalam mempercepat pemulihan pasca bencana. Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, menyatakan bahwa para relawan yang berasal dari perwakilan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini akan langsung terjun membantu membersihkan rumah-rumah warga yang terdampak.
"Relawan ini berasal dari perwakilan OPD. Mulai hari ini, mereka akan membantu warga membersihkan rumah-rumah yang terdampak, " kata Arry Yuswandi.
Semangat gotong royong langsung terasa saat para relawan memulai tugas mereka. Ratusan rumah warga di kawasan Gurun Laweh yang tergenang banjir mulai dibersihkan. Rencananya, setelah pekerjaan di Kota Padang dinyatakan tuntas, tim relawan akan digeser ke daerah lain yang juga menjadi korban keganasan alam.
"Pada tahap awal ini, aksi relawan kita fokuskan di Kota Padang. Setelah itu tuntas, baru nanti mereka kita geser ke daerah lain yang juga terdampak, " ujarnya.
Arry Yuswandi menambahkan, durasi penugasan para relawan ini akan disesuaikan dengan penetapan status tanggap darurat bencana oleh pemerintah daerah. Jika kondisi lapangan menunjukkan perlunya perpanjangan, masa tugas dapat disesuaikan demi memastikan penanganan yang optimal.
Acara pelepasan relawan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar. Tampak hadir Asisten Administrasi Umum Medi Iswandi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Ahmad Zakri, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Al Amin, serta Kepala Biro Administrasi Pembangunan Ria Wijayanti. Keterlibatan para pejabat ini menegaskan komitmen kuat Pemprov Sumbar dalam penanganan bencana.
Dalam upaya penanganan darurat, pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi prioritas utama. Hal ini ditegaskan oleh Safrizal, yang menekankan urgensi penyediaan air bersih di fase tanggap darurat ini. (PERS)































:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382095/original/065022200_1760528961-nova_arianto.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382025/original/028973600_1760525453-IMG_6059.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,598,20,0)/kly-media-production/medias/4519263/original/002213900_1690723743-20230730IY_BRI_Liga_1_Persija_Jakarta_vs_Persebaya_Surabaya_3.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,598,20,0)/kly-media-production/medias/5381739/original/070404100_1760516323-Ridho.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,598,20,0)/kly-media-production/medias/5244174/original/082255300_1749138695-20250605BL_Timnas_Indonesia_Vs_China_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026-21.JPG)


