Pusat dan Sumbar Bersinergi Tangani Bencana, Menko Polhukam Beri Dukungan

2 months ago 24

PADANG - Pemerintah pusat menunjukkan komitmen kuat untuk mempercepat penanganan dampak bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Barat. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Djamari Chaniago, menegaskan hal ini saat menyerahkan bantuan kepada warga terdampak di Posko Tanggap Darurat SDN 02 Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, pada Rabu (03/12/2025).

Dalam kunjungannya, Menko Polhukam Djamari Chaniago menyampaikan bahwa penanganan bencana hidrometeorologi yang menghantam berbagai wilayah di Sumbar menjadi prioritas utama pemerintah pusat. Dukungan yang diberikan bukan sekadar bantuan material, melainkan wujud nyata keterlibatan negara dalam proses pemulihan pasca-bencana.

"Bantuan yang kami bawa ini tentu tidak sebanding dengan apa yang Bapak dan Ibu rasakan. Namun kami berharap dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara, " ujarnya.

Menko Polhukam Djamari Chaniago menekankan bahwa masyarakat Sumatera Barat tidak berjuang sendirian menghadapi cobaan ini. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen terkait bergerak bersatu dalam upaya pemulihan.

"Jangan merasa sendiri, terutama para penyintas banjir bandang. Negara hadir bersama Anda semua dalam menghadapi cobaan ini, " tegasnya.

Ia menambahkan bahwa bencana yang terjadi di sejumlah provinsi di Sumatera merupakan tanggung jawab nasional, sehingga sinergi lintas sektor sangat krusial untuk mempercepat pemulihan.

"Mari kita atasi bersama-sama. Bahkan, kalau memungkinkan, kondisi setelah ini dapat kita upayakan menjadi lebih baik dari sebelumnya, " ujarnya.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, yang turut mendampingi Menko Polhukam, menyalurkan 100 paket sembako tambahan bagi warga terdampak di Kecamatan Pauh. Ia memastikan bahwa kebutuhan mendesak masyarakat, seperti pakaian layak pakai, selimut, dan obat-obatan, segera ditangani oleh dinas terkait.

"Saya sudah instruksikan dinas terkait untuk segera bertindak. Jangan sampai ada anak-anak tidak sekolah karena sakit atau tidak memiliki pakaian untuk berangkat sekolah, " kata Gubernur Mahyeldi.

Ia menegaskan bahwa dukungan dari pemerintah daerah akan terus berlanjut hingga kondisi masyarakat kembali stabil. (PERS

Read Entire Article
Karya | Politics | | |