INTAN JAYA - Langkah nyata mendukung perekonomian masyarakat pedalaman Papua kembali dilakukan Satgas Yonif 757/Garuda Vira (GV). Melalui program ROSITA (Borong Hasil Tani), prajurit TNI membeli langsung hasil panen milik warga Kampung Pogapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Selasa (9/6/2026).
Program yang dipimpin Kapten Inf Rahamuddin tersebut menjadi salah satu upaya Satgas untuk membantu petani mendapatkan pasar yang lebih pasti sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga di wilayah penugasan.
Berbagai hasil pertanian yang dipanen warga dibeli langsung oleh personel Satgas. Selain memenuhi kebutuhan logistik satuan, kegiatan tersebut juga memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat setempat.
"Program ROSITA kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. Kami ingin hasil kerja keras para petani dapat terserap dengan baik sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga mereka, " ujar Kapten Inf Rahamuddin.
Petani Tak Lagi Kesulitan Menjual Hasil Panen
Bagi masyarakat Kampung Pogapa, hasil pertanian merupakan sumber penghidupan utama. Namun, keterbatasan akses pemasaran kerap menjadi tantangan tersendiri bagi para petani untuk menjual hasil panennya.
Melalui program ROSITA, warga kini memiliki kemudahan dalam memasarkan hasil pertanian tanpa harus menunggu pembeli datang atau menempuh perjalanan jauh ke pusat perdagangan.
Wanimbo, salah seorang petani Kampung Pogapa mengaku terbantu dengan adanya program tersebut.
"Kami sangat senang karena hasil kebun kami dibeli langsung. Dengan begitu kami bisa mendapatkan penghasilan lebih cepat dan hasil panen tidak terbuang sia-sia, " ungkapnya.
Menurut warga, kehadiran Satgas tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan keluarga.
TNI dan Warga Berdialog Bangun Kampung
Selain membeli hasil panen, personel Satgas Yonif 757/GV juga menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama masyarakat. Dalam suasana penuh keakraban, prajurit berdialog dengan para petani dan tokoh masyarakat untuk mendengarkan berbagai aspirasi serta kendala yang dihadapi warga.
Kapten Inf Rahamuddin menjelaskan bahwa komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam membangun hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat.
"Kami ingin mendengar langsung kebutuhan masyarakat serta memberikan motivasi agar para petani terus meningkatkan produktivitas pertaniannya. Ketika ekonomi masyarakat tumbuh, maka kesejahteraan kampung juga akan meningkat, " katanya.
Interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung menciptakan suasana kekeluargaan dan memperkuat rasa saling percaya antara TNI dan masyarakat.
Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Program ROSITA menjadi salah satu bentuk pembinaan teritorial yang dijalankan Satgas Yonif 757/GV untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah pedalaman Papua.
Tidak hanya berperan menjaga stabilitas keamanan, TNI juga aktif mendukung pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan warga secara langsung.
"Kami berharap program ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi jembatan untuk memperkuat kebersamaan antara TNI dan rakyat. Ketika masyarakat sejahtera, maka lingkungan yang aman dan harmonis juga akan semakin mudah terwujud, " tegas Kapten Rahamuddin.
Kegiatan ROSITA di Kampung Pogapa membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya terjalin melalui pengamanan wilayah, tetapi juga melalui dukungan nyata terhadap kehidupan ekonomi masyarakat di Papua Tengah.
(PERS)

















































