Prof. Mia Amiati: Mengenal Kerajinan Tangan dari Rotan

1 week ago 4

Jakarta - Rotan merupakan salah satu tanaman yang biasa dijadikan bahan baku pembuatan kerajinan tangan di Kalimantan. PT Sarikaya Sega Utama merupakan salah satu industri rumah tangga yang menghasilkan kerajinan tangan dari bahan rotan seperti lampit, saburina, ajiro, anyaman dan karpet rotan. Berbagai desain, inovasi, dan pengembangan dalam pembuatan produk berkualitas tinggi dengan harga terjangkau. Produknya saat ini dipasarkan di Jepang khususmya dan juga dieksport ke Korea Selatan dan beberapa negara di Asia Tenggara.

Potensi dan Pengembangan Usaha Kerajinan Rotan di Banjarmasin

Banjarmasin juga mempunyai banyak produk kerajinan tangan dari rotan dan kayu. TIdak cuma cantik, tapi juga awet dan penuh nilai seni. Pilihan yang tepat kalau sahabat Mia Amiati Vlog mengoleksi kerajinan dari bahan baku rotan ini.

Potensi dan Pengembangan Usaha Kerajinan Rotan di kota Banjarmasin. terlihat dari geliat ketekunan para pengrajin yang bekerja di PT Sarikaya Sega Utama. Produk kerajinan rotan yang dihasilkan bermacam-macam antara lain: Tudung saji, tas rotan, keranjang buah, lemari dan meja merupakan beberapa macam hasil olahan kerajinan daerah tersebut.

Meskipun potensi rotan sangat besar dan masyarakat setempat memanfaatkannya untuk usaha kerajinan, namun usaha tersebut tentu perlu didukung oleh Pemerintah Daerah setempat guna dapat meningkatkan kualitas maupun kuantitas dari kerajinan yang dihasilkannya. Berbagai cara dapat dilakukan oleh Pemerintah Daerah agar potensi dan pengembangan usaha kerajinan rotan tersebut dapat lebih terarah mulai dari pengembangan Sumber Daya Manusianya agar para pengrajin tersebut dapat lebih berinovasi untuk menghasilkan produk kerajinan yang berkualitas dan memilki daya saing yang tinggi ketika dipasarkan di dunia internasional, selain itu juga ketersediaan bahan baku kerajinan rotan di Kalimantan yang merupakan kerajinan yang menjadi suatu ciri khas daerah tersebut harus terpenuhi. Dan yang tak kalah pentingnya adalah faktor manajemen usaha rotan yang dirasakan masih sangat minim dan perlu ditingkatkan.

PT. Sarikaya Sega Utama,  UMKM Kerajinan Rotan Yang Merambah Pasar Ekspor
PT Sarikaya Sega Utama berdiri sejak tahun 1986, PT Sarikaya Sega Utama merupakan UMKM kerajinan rotan yang saat ini menjadi salah satu binaan Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan.

Perusahaan tersebut menghasilkan berbagai kerajinan dari rotan yang diolah secara konvensional di Amuntai (Hulu Sungai Utara) dengan bahan baku berasal dari Kalimantan Timur dan Tengah.

Produk rotan yang dihasilkan selama ini berupa lampit rotan, karpet, tikar, kulit dan lainnya. Produk kami telah merambah pasar luar negeri yaitu Jepang dan Taiwan serta Korea. Pemilik Usaha PT Sarikaya Sega Utama, Santoso S, B menyebutkan bahwa tahun 2000 lalu pihaknya pernah mengembangkan produk dengan mendatangkan mesin perkayuan yang menghasilkan produk baru berupa wood carpet dan wood moulding.

Jadi, kami tidak hanya mengembangkan produk rotan namun juga mengembangkan produk bahan baku kayu, ujar Santoso.

Namun, karena kesulitan mendapatkan bahan baku kayu, setelah lima tahun berjalan perusahaan memutuskan untuk menghentikan produksi moulding.

Sedangkan bahan baku wood carpet relatif lebih gampang didapat, karena bahan bakunya berupa plywood yang dapat dibeli langsung dari pabrik plywood, kata Santoso.

Agar usahanya terus berkembang, Pemerintah perlu membantu agar pegusaha kerajinan kayu dan rotan itu diberi kemudahan untuk memperoleh sertifikat SVLK (Sistem Verifikasi Legalitas Kayu) karena kepemilikan sertifikat SVLK menjadi syarat mutlak yang diwajibkan oleh Pemerintah untuk Perusahaan yang memproduksi kerajinan yang berasal dari kayu dan rotan karena Sertifikat SVLK adalah sebuah sertifikat yang dikeluarkan oleh lembaga independen yang telah diakreditasi oleh pemerintah Indonesia untuk menjamin legalitas dan keberlanjutan produk kayu dan produk hutan lainnya.

SVLK adalah sistem yang dirancang untuk memastikan bahwa produk kayu dan produk hutan lainnya yang diperdagangkan di Indonesia berasal dari sumber yang legal dan berkelanjutan. Sertifikat SVLK ini menjamin bahwa produk kayu dan produk hutan lainnya telah memenuhi standar keberlanjutan dan legalitas yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia.

Sertifikat SVLK ini diperlukan untuk:

  • Menjamin legalitas produk kayu dan produk hutan lainnya;
  • Meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk kayu dan produk hutan lainnya;
  • Meningkatkan nilai jual produk kayu dan produk hutan lainnya;
  • Mendukung upaya pelestarian hutan dan lingkungan

Untuk mendapatkan sertifikat SVLK, perusahaan harus memenuhi beberapa persyaratan, antara lain:

  • Memiliki izin usaha yang sah
  • Memiliki sistem manajemen hutan yang berkelanjutan
  • Memiliki sistem pengendalian lingkungan yang efektif
  • Memiliki sistem pengawasan dan pengendalian yang efektif
    Sertifikat SVLK ini berlaku selama 3 tahun dan dapat diperpanjang jika perusahaan masih memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Apa Makna Filosofi dari Kerajinan Rotan?

Kerajinan rotan tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga memiliki makna filosofi yang dalam, antara lain:

  • Kekuatan dan Ketahanan:
    Rotan adalah bahan yang kuat dan tahan lama, sehingga kerajinan rotan diartikan sebagai simbol kekuatan dan ketahanan dalam menghadapi tantangan hidup.
  • Fleksibilitas dan Adaptabilitas:
    Rotan dapat dibentuk dan dibengkokkan, sehingga kerajinan rotan diartikan sebagai simbol fleksibilitas dan adaptabilitas dalam menghadapi perubahan hidup.
  • Kesederhanaan dan Keaslian:
    Kerajinan rotan seringkali dibuat dengan desain yang sederhana dan alami, sehingga diartikan sebagai simbol kesederhanaan dan keaslian.
  • Koneksi dengan Alam: Rotan adalah bahan alami yang berasal dari hutan, sehingga kerajinan rotan diartikan sebagai simbol koneksi dengan alam dan lingkungan.
  • Keterampilan dan Kreativitas:
    Kerajinan rotan memerlukan keterampilan dan kreativitas yang tinggi, sehingga diartikan sebagai simbol kemampuan dan potensi manusia.

Dalam budaya Banjar, kerajinan rotan juga diartikan sebagai simbol :

  • Keharmonisan dan Keselarasan: Kerajinan rotan seringkali dibuat dengan pola dan desain yang harmonis, sehingga diartikan sebagai simbol keharmonisan dan keselarasan dalam kehidupan.
  • Kekayaan dan Kemakmuran: Kerajinan rotan seringkali dibuat dengan bahan yang berkualitas dan desain yang indah, sehingga diartikan sebagai simbol kekayaan dan kemakmuran.@Red. 

Oleh: Prof. (HCUA) Dr. Mia Amiati, S.H., M.H., CMA., CSSL.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |