Prajurit Brajawijaya Tebar Semangat Nasionalisme di Nduga

6 days ago 3

NDUGA - Di tengah keindahan pedalaman Papua, semangat berbagi ilmu dari para prajurit TNI Satgas Yonif 300/Brajawijaya terasa begitu hangat. Melalui Pos Taktis (TK) Nonggoloit, mereka hadir di Kampung Nonggoloit, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, pada Senin (16/3/2026) untuk mengembalikan senyum ceria di wajah anak-anak melalui kegiatan belajar mengajar yang penuh makna.

Di bawah terik matahari, dengan latar belakang alam yang memukau, para prajurit tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga merangkul generasi penerus bangsa. Mereka menjadi guru dadakan, membuka jendela dunia literasi bagi anak-anak yang mungkin jarang merasakan sentuhan pendidikan formal. Suasana sederhana di sekitar pos berubah menjadi ruang kelas yang hidup, penuh dengan tawa dan keingintahuan.

Dengan sentuhan personal yang humanis, para prajurit berinteraksi langsung, mengajarkan materi dasar dengan cara yang menarik. Anak-anak, meski dihadapkan pada keterbatasan sarana, tampak begitu bersemangat, menyerap setiap ilmu yang diberikan. Ini bukan sekadar belajar membaca dan menulis, tetapi sebuah upaya menumbuhkan benih cinta tanah air sejak dini.

Puncak dari kegiatan ini adalah saat lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya menggema. Para prajurit tak hanya mengajak bernyanyi, tetapi juga menjelaskan setiap liriknya, menanamkan arti penting persatuan dan kecintaan pada Ibu Pertiwi. Melalui metode belajar sambil bernyanyi, harapan besar tertanam agar nilai-nilai nasionalisme meresap kuat dalam jiwa generasi muda Papua.

Komandan Satgas Yonif 300/Brajawijaya, Letkol Inf Joko Nugroho, S.T., M.Han., menyatakan kebanggaannya atas inisiatif prajuritnya.

"Saya mengapresiasi dedikasi para prajurit yang mampu menjalin kedekatan dengan masyarakat sekaligus memberikan kontribusi positif bagi anak-anak di Kampung Nonggoloit. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menumbuhkan semangat kebangsaan serta memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat, " ujar Letkol Joko, Senin (16/3/2026).

Beliau menambahkan, kegiatan edukatif semacam ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi anak-anak di pedalaman Papua untuk terus belajar dan meraih mimpi, meskipun berbagai tantangan masih menghadang. Satgas Yonif 300/Brajawijaya menegaskan komitmennya untuk terus hadir, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut serta membangun sumber daya manusia di Tanah Papua.

(PERS)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |