Mataram, NTB – Jajaran Polsek Mataram Polresta Mataram Polda NTB kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kegiatan masyarakat. Kali ini, petugas diterjunkan untuk mengawal dan mengamankan aksi hearing yang digelar oleh Aliansi Mahasiswa Mataram (AMM) NTB di Kantor DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) NTB, pada Jumat (31/10/2025).
Aksi tersebut digelar untuk menyampaikan aspirasi terkait dugaan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dalam proses seleksi PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Bima. Dalam orasinya, massa aksi meminta agar DPW PPP NTB bersikap tegas dan memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang diduga terlibat dalam dugaan KKN tersebut.
Kapolsek Mataram AKP Mulyadi, SH, selaku penanggung jawab wilayah, menyampaikan bahwa jalannya aksi berlangsung aman dan tertib berkat pengamanan yang dilakukan secara humanis dan persuasif oleh personel gabungan Polresta Mataram dan Polsek Mataram.
“Sebanyak 22 personel kami terjunkan untuk melakukan pengamanan dan pengawalan. Petugas di lapangan mengedepankan komunikasi yang baik dengan massa aksi sehingga kegiatan berjalan lancar, tanpa gangguan dan tetap kondusif, ” ujar Kapolsek.
Petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di depan kantor DPW PPP dan area parkir guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama aksi berlangsung.
“Kesigapan dan profesionalisme personel di lapangan menjadi kunci kelancaran kegiatan. Pengamanan kami lakukan tidak hanya untuk menjaga ketertiban, tapi juga sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang sedang menyampaikan aspirasi, ” jelasnya.
Kapolsek Mulyadi juga mengapresiasi sikap tertib dan damai massa aksi AMM NTB, yang menyampaikan aspirasi dengan mengedepankan etika dan tanggung jawab sosial.
“Kami berikan apresiasi kepada rekan-rekan mahasiswa yang menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai. Ini contoh positif dalam berdemokrasi, ” ungkapnya.
Di akhir keterangannya, AKP Mulyadi mengimbau seluruh masyarakat agar terus menjaga ketertiban dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat menimbulkan konflik sosial.
“Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Dengan situasi yang damai, setiap aspirasi bisa tersampaikan dengan baik tanpa menimbulkan gangguan di tengah masyarakat, ” pungkasnya.
Aksi hearing yang berlangsung sekitar satu jam itu berjalan aman, tertib, dan mendapat pengawalan penuh hingga massa aksi membubarkan diri secara damai.(Adb)





































:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,598,20,0)/kly-media-production/medias/4849524/original/085214000_1717171762-19_WhatsApp_Image_2024-05-31_at_22.15.20__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382095/original/065022200_1760528961-nova_arianto.jpg)
