Polsek Cidaun Lakukan Penanganan Peristiwa Santri Tenggelam di Muara Sungai Cibuntu

18 hours ago 1

CIANJUR – Jajaran Polsek Cidaun Polres Cianjur melakukan penanganan terhadap peristiwa tenggelamnya seorang pelajar di Muara Sungai Kampung Cibuntu RT 001/004, Desa Cisalak, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Sabtu (20/6/2026).

Korban diketahui bernama Farhan Maulana (14), seorang pelajar yang beralamat di Kampung Cibiuk, Desa Karyabakti, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur. Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Awalnya, korban yang merupakan santri bersama sembilan santri lainnya dari Pondok Pesantren Al-Mutaqin Kampung Cibuntu, Desa Cisalak, berangkat menuju kawasan pesisir pantai di dekat muara sungai untuk melaksanakan kegiatan makan bersama (ngaliwet).

Sekitar pukul 10.00 WIB, korban bersama tiga orang santri lainnya menaiki rakit bambu untuk menyeberangi muara sungai. Saat rakit hendak merapat ke daratan, korban diduga melompat dari rakit dan terjatuh ke bagian sungai yang cukup dalam. Korban yang diduga tidak dapat berenang sempat meminta pertolongan sebelum akhirnya tenggelam. Rekan-rekan korban yang berada di lokasi panik dan tidak dapat memberikan pertolongan karena tidak memiliki kemampuan berenang.

Mengetahui kejadian tersebut, para santri kemudian meminta bantuan kepada warga sekitar. Bersama masyarakat setempat dilakukan upaya pencarian dengan cara berenang dan menyisir area sekitar lokasi kejadian. Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya berhasil ditemukan oleh Abdul Hadi dalam kondisi sudah meninggal dunia. Selanjutnya korban dibawa ke Pondok Pesantren Al-Mutaqin sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Kampung Cibiuk, Desa Karyabakti, Kecamatan Cidaun.

Mendapatkan laporan dari warga, personel Polsek Cidaun segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan dari para saksi, serta membantu proses pencarian korban dengan melakukan penyisiran di area muara sungai bersama warga setempat. Seluruh rangkaian penanganan dilakukan secara cepat guna memastikan situasi tetap kondusif dan memberikan bantuan kepada pihak keluarga korban.

Kapolsek Cidaun AKP Ogin Ginanjar menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut sekaligus mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar perairan. “Kami turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya ananda Farhan Maulana. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berada di sekitar sungai, muara maupun pantai. Kami mengimbau para orang tua, pengurus pondok pesantren, dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak serta remaja ketika beraktivitas di lokasi yang memiliki potensi bahaya, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali, ” ujar AKP Ogin Ginanjar.

Polsek Cidaun juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi keadaan darurat maupun peristiwa yang memerlukan penanganan cepat, sehingga bantuan dapat segera diberikan secara optimal.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |