Polri Siapkan 350 Personel untuk Misi Perdamaian Gaza

2 months ago 14

Jakarta, 16 November 2025 - Korps Brimob Polri telah melakukan persiapan matang dengan menyiapkan 350 personel terlatih dan berpengalaman untuk potensi penugasan sebagai penjaga perdamaian di Gaza. Komandan Korps Brimob Polri, Komjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H., menyatakan bahwa personel yang disiapkan adalah putra-putri terbaik Polri yang saat ini tengah menjalani latihan dasar penugasan PBB. Pelatihan ini mencakup berbagai aspek krusial seperti perlindungan warga sipil, respon kemanusiaan, pemahaman mendalam mengenai rules of engagement, serta kemampuan adaptasi terhadap dinamika operasi internasional.

Komjen Pol. Ramdani Hidayat menegaskan bahwa jumlah pasukan yang disiapkan bersifat dinamis, dapat bertambah atau berkurang sesuai dengan kebutuhan negara dan perkembangan situasi global. Hal ini menunjukkan fleksibilitas dan responsivitas Polri terhadap tantangan internasional. Dengan rekam jejak yang telah diakui secara internasional, Polri siap mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya menjaga perdamaian, melindungi hak asasi manusia, dan memberikan bantuan kemanusiaan kepada saudara-saudara di Gaza, apabila Indonesia kelak diminta menjalankan mandat tersebut oleh PBB.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri, Irjen Pol Amur Chandra, J.B., S.H., M.H., menegaskan komitmen Polri untuk berkontribusi aktif sesuai amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yakni ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Polri memastikan bahwa seluruh personel yang dipersiapkan tidak hanya memenuhi standar negara kontributor, tetapi juga kualifikasi misi PBB secara ketat. Oleh karena itu, Polri terus melakukan persiapan dan pelatihan intensif bagi personel terbaiknya agar senantiasa siap dikerahkan. Namun, penugasan ini tetap menunggu mandat resmi dari PBB dan perintah dari Presiden sebelum personel dikirim untuk menjalankan misi kemanusiaan dan perdamaian, termasuk kemungkinan penugasan ke Gaza.

Dalam lima tahun terakhir, Polri telah menunjukkan berbagai prestasi gemilang dalam misi perdamaian PBB. Kontingen Formed Police Unit (FPU) Polri telah mengukir rekam jejak positif di MINUSCA, Republik Afrika Tengah. Keberhasilan mereka dalam melaksanakan patroli malam, perlindungan warga, hingga stabilisasi keamanan mendapatkan apresiasi langsung dari PBB. Indonesia, termasuk Polri, juga pernah menerima penghargaan dari Sekretaris Jenderal PBB atas dedikasi dan kualitas pasukan penjaga perdamaiannya. Selain itu, Polri terus meningkatkan kapasitas internasional melalui Police Peacekeeping Training Center yang telah menghasilkan personel dengan kompetensi unggul, termasuk peningkatan signifikan jumlah polisi wanita yang berpartisipasi dalam misi global.

Irjen Pol Amur Chandra juga menyampaikan bahwa seluruh anggota satgas yang telah mengemban tugas negara bekerja dengan penuh profesionalisme dan kesungguhan. Melalui kerja keras, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap kemanusiaan dan perdamaian dunia, para personel Polri telah berhasil mengharumkan nama institusi, bangsa, dan negara di kancah internasional. Hal ini sekaligus menunjukkan dedikasi Indonesia dalam mendukung misi perdamaian dunia.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sejalan dengan pidato Presiden Republik Indonesia pada Sidang Majelis Umum PBB tanggal 23 September 2025, Indonesia akan terus berkomitmen mengirimkan pasukan terbaik dalam misi pemeliharaan perdamaian dunia. Pesan ini menegaskan bahwa keikutsertaan Polri dalam misi PBB bukan sekadar sebuah penugasan, melainkan merupakan wujud nyata dari upaya menolong sesama, terutama kepada saudara-saudara kita di Gaza yang sangat membutuhkan perlindungan di tengah situasi konflik yang berkepanjangan.

(Berry)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |