Polda Sumbar Turunkan Tim Medis Layani Korban Banjir Padang, 46 Warga Dapat Pengobatan Gratis

5 hours ago 5

 Padang, Sumbar— Polda Sumatera Barat melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan menerjunkan tim medis untuk memberikan layanan kesehatan gratis kepada warga terdampak banjir di Kota Padang, Rabu (4/3/2026). Sebanyak 46 warga tercatat mendapat pemeriksaan dan pengobatan dalam kegiatan bakti kesehatan tersebut.

Pelayanan difokuskan di empat lokasi pengungsian dan pemukiman terdampak banjir, yakni Posko Lubuk Buaya, Posko Nanggalo, Posko Tabing Banda Gadang, dan Posko Sei Lareh. Tim medis memberikan pemeriksaan kesehatan, pengobatan, serta edukasi kepada warga terkait pencegahan penyakit pasca-bencana.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya mengatakan kegiatan ini merupakan instruksi langsung Kapolda Sumbar agar Polri hadir membantu masyarakat tidak hanya dalam proses evakuasi, tetapi juga dalam penanganan kesehatan pascabanjir.

“Polda Sumbar berkomitmen memastikan kondisi kesehatan warga di pengungsian tetap terpantau. Melalui bakti kesehatan ini, kami ingin membantu masyarakat yang mulai mengalami gangguan kesehatan setelah bencana banjir, ” ujarnya.

Plt Kabiddokkes Polda Sumbar AKBP dr. Faisal menjelaskan, sebagian besar warga mengeluhkan penyakit yang umum muncul setelah banjir, seperti gatal-gatal, demam, batuk, flu, hingga diare.

“Selain itu, kami juga menangani pasien dengan riwayat hipertensi dan asam lambung yang kambuh akibat kondisi darurat pascabencana, ” kata Faisal.

Secara rinci, pelayanan kesehatan diberikan kepada 22 warga di Posko Lubuk Buaya, 14 warga di Posko Nanggalo, tujuh warga di Posko Sei Lareh, dan tiga warga di Posko Tabing Banda Gadang.

Menurut Faisal, tim medis Biddokkes Polda Sumbar akan terus disiagakan selama masa tanggap darurat untuk mengantisipasi meningkatnya keluhan kesehatan di lokasi terdampak banjir.

Selain memberikan obat-obatan, petugas juga mengedukasi warga agar menjaga kebersihan lingkungan dan pola hidup sehat guna mencegah munculnya penyakit menular setelah banjir.

(Berry)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |