Picu Keresahan, Politisi PAN Minta Polda Sulsel Melakukan Digital Forensik Video yang Ditampilkan di Sidang Pansus 

14 hours ago 5

MAKASSAR, SULSEL - Wakil Sekretaris DPW PAN Sulawesi Selatan, Jabal Nur, meminta Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) melakukan digital forensik terhadap video yang di tampilkan di Sidang Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa, agar tidak memicu keresahan yang sekarang ini menjadi polemik dikalangan masyarakat karena video tersebut beredar luas di media sosial.

Dampaknya saat ini menjadi kegaduhan politik di Gowa dan video itu viral dengan dugaan menjastis Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, sedang berjoget dengan sosok seorang pria.

Hal itu sangat penting, kata Jabal Nur, untuk memastikan keaslian video sekaligus meredam polemik politik di tengah masyarakat.

Dia menilai pemeriksaan digital forensik dapat memberikan kepastian atas isi video yang beredar. Selain itu, hasil pemeriksaan juga diharapkan menjadi dasar objektif bagi aparat penegak hukum dalam menangani persoalan.

“Video yang di tampilkan di sidang hak angket harus dilakukan digital forensik agar tidak terjadi kegaduhan politik di Gowa. Semua pihak bisa bersabar dan tenang, menunggu hasil kerja Polda Sulsel, " ucapnya kepada INDONESIASATU.CO.ID pada Senin (20/7/2026)

Jabal Nur, juga berharap kepada Kapolda Sulsel memberikan perhatian khusus terhadap polemik hak angket di Kabupaten Gowa. 

Sebab dinamika politik yang berkembang telah memicu keresahan di tengah masyarakat sehingga memerlukan penanganan yang cepat dan profesional.

"Harapannya penyidik bisa mempercepat proses penyelidikan yang berlangsung di Polda Sulsel maupun Polres. Dengan begitu, masyarakat dapat segera memperoleh kepastian hukum dan hubungan kerja antara Bupati Gowa dengan DPRD bisa kembali normal, " cetusnya.

Selain itu, Jabal juga soroti penanganan dugaan fee pengadaan seragam sekolah gratis yang saat ini tengah ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Polda Sulsel. 

"Masyarakat sekarang ini tengah menunggu perkembangan seragam sekolah gratis itu. Semoga aparat penegak hukum segera mengungkap fakta dalam kasus dugaan fee seragam sekolah gratis, " jelasnya.

Termasuk ada pihak yang diduga menjual nama Bupati dalam proses tender pengadaan seragam sekolah gratis di Kabupaten Gowa. (Shanty)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |