Perhutani Saradan Lepasliarkan 156 Burung Jalak Penyu di Kawasan Hutan Lindung

2 weeks ago 6

Saradan (05/06/2026) – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang diperingati setiap tanggal 5 Juni, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Saradan menggelar kegiatan pelepasliaran sebanyak 156 ekor burung jalak penyu di kawasan Hutan Lindung Petak 94A, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Klangon, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pajaran, Jumat (05/06/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Perhutani dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati di kawasan hutan. Pelepasliaran burung jalak tersebut diharapkan mampu mendukung keseimbangan ekosistem sekaligus meningkatkan populasi satwa liar yang memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian hutan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen Perhutani KPH Saradan, BKPH Pajaran, para mandor lingkungan, Pemerintah Desa Klangon, serta sejumlah pemangku kepentingan yang turut mendukung upaya pelestarian lingkungan hidup.

Mewakili Administratur KPH Saradan, Wakil Administratur Saradan Barat, Sunardi, menyampaikan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia hendaknya menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap kelestarian alam dan lingkungan.

"Pelepasliaran burung jalak ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Perhutani terhadap keberlangsungan ekosistem hutan. Satwa liar memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam. Melalui kegiatan ini kami berharap populasi burung jalak dapat berkembang dengan baik di habitat alaminya sehingga mampu mendukung kelestarian kawasan hutan lindung, " ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kawasan hutan dari berbagai ancaman yang dapat merusak habitat satwa liar dan menurunkan kualitas lingkungan.

"Kami berharap sinergi antara Perhutani, pemerintah desa, dan masyarakat terus terjalin dengan baik dalam menjaga hutan sebagai sumber kehidupan bagi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang, " tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Klangon, Didik Kuswandi, menyampaikan apresiasi kepada Perhutani KPH Saradan atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat positif bagi upaya konservasi lingkungan di wilayah Desa Klangon.

"Kami sangat mendukung kegiatan pelepasliaran burung jalak ini. Selain menjadi bagian dari pelestarian satwa, kegiatan ini juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem hutan. Semoga keberadaan burung-burung ini dapat berkembang dengan baik dan menjadi bagian dari kekayaan hayati yang harus kita jaga bersama, " ungkapnya

Melalui kegiatan pelepasliaran burung di habitat alaminya merupakan salah satu langkah konkret dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan agar tetap lestari dan berkelanjutan.@Red. 

Read Entire Article
Karya | Politics | | |