Perhutani Madura Dukung BBKSDA Jatim Dalam Konsultasi Publik RPJP CA Pulau Saobi 2027–2036 di Sumenep

9 hours ago 6

Madura (10/06/2026) - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madura mendukung Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur dalam kegiatan Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Pengelolaan Jangka Panjang (RPJP) Cagar Alam (CA) Pulau Saobi Periode 2027–2036. Kegiatan berlangsung di Kabupaten Sumenep, pada Kamis (11/06/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Tim BBKSDA Jatim, Perhutani KPH Madura, Cabang Dinas Kehutanan Sumenep, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sumenep, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumenep, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep dan pemangku kepentingan terkait serta tokoh masyarakat.

Administratur Perhutani KPH Madura Bima Andrayuwana melalui wakilnya Marinus menyampaikan bahwa, Perhutani mendukung penuh upaya BBKSDA Jawa Timur dalam menyusun perencanaan pengelolaan kawasan konservasi yang partisipatif dan berorientasi pada pelestarian sumber daya alam. "Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kawasan konservasi tetap lestari sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, " ujarnya.

"Perhutani siap bersinergi dengan BBKSDA Jawa Timur dan seluruh pihak terkait dalam menjaga kelestarian alam dan konservasi. Melalui konsultasi publik ini diharapkan RPJP yang disusun dapat mengakomodasi berbagai kepentingan serta mampu menjawab tantangan pengelolaan kawasan konservasi ke depan. Semoga kolaborasi antara Perhutani, BBKSDA, Pemangku kepentingan terkait dan masyarakat tetap solid sehingga implementasi di lapangan dapat terealisasi dengan baik, " imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BBKSDA melalui, Kepala Bidang Teknis Balai Besar KSDA Jatim, Nofi Sugiyanto, S.Hut., M.Ec.Dev., M.A menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan berbagai pihak dalam penyusunan RPJP tersebut termasuk Perhutani KPH Madura. "Ia mengatakan bahwa penyusunan RPJP CA Pulau Saobi Tahun 2027–2036 bertujuan untuk mewujudkan pengelolaan kawasan yang efektif melalui perencanaan yang komprehensif, adaptif, dan melibatkan para pemangku kepentingan, " katanya.

"Menurutnya, Cagar Alam Pulau Saobi sendiri merupakan kawasan konservasi yang memiliki nilai penting bagi keanekaragaman hayati di Kabupaten Sumenep serta menjadi habitat berbagai flora dan fauna khas kawasan hutan musim. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan Cagar Alam Pulau Saobi yang berkelanjutan, sehingga fungsi perlindungan sistem penyangga kehidupan dan pelestarian keanekaragaman hayati dapat terus terjaga untuk generasi mendatang, " tutupnya.@Red. 

Read Entire Article
Karya | Politics | | |