Perhutani Banyuwangi Barat Dukung Ketahanan Pangan Nasional Yang Dilakukan Lanal Banyuwangi

3 months ago 26

Banyuwangi Barat – Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat mendukung sepenuhnya program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo yang dilakukan oleh Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi yang menggelar panen raya kedelai dengan luas 20 hektare, di Dusun Kutorejo Desa Kalipait Kecamatan Tegaldlimo, pada Rabu (29/10/2025).

Kegiatan panen raya kedelai yang dihadiri oleh segenap Forkompimda Banyuwangi, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Perhutani KPH Banyuwangi Raya dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Banyuwangi, panen raya tersebut adalah kolaborasi antara Lanal Banyuwangi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, serta Perhutani KPH Banyuwangi Raya (Barat, Selatan, dan Utara) yang merupakan bagian dari program ketahanan pangan TNI AL yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia.

Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso selaku Komandan Lanal (Danlanal) Banyuwangi, mengatakan kegiatan panen raya kedelai hitam yang dilaksanakan bersama ini seluas sekitar satu hektare, yang merupakan bagian dari total lahan 20 hektare yang telah ditanami pada periode Juni hingga Oktober 2025 oleh Gabungan Kelompok Tani Hutan (Gapoktanhut) Maju Sejahtera binaan Lanal Banyuwangi.

“Lanal Banyuwangi saat ini bersama Gapoktanhut setempat, sedang melakukan penanaman kedelai jenis Garuda Merah Putih yang merupakan varietas unggul baru MIGO AL 1-89, hasil pengembangan dari program ketahanan pangan Markas Besar (Mabes) TNI AL yang merupakan varietas unggul baru yang produktivitasnya lebih tinggi, bisa mencapai 2 hingga 4 ton per hektare, ” jelasnya.

“Panen raya di Banyuwangi ini juga terhubung dengan panen serentak yang dilaksanakan TNI AL di Lampung. Di sana, kedelai Garuda Merah Putih telah lebih dulu dipanen dengan hasil mencapai 3–4 ton per hectare, kita berharap dengan kerja sama dan doa bersama, hasil panen di Banyuwangi juga bisa maksimal, bahkan bisa menyamai hasil yang diperoleh di Lampung, ” ungkapnya.

Lebih lanjut, Lanal Banyuwangi juga telah berkoordinasi dengan Bulog untuk memastikan hasil panen terserap dengan baik. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan menjamin petani mendapatkan hasil yang layak.

Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono mengatakan Pemkab Banyuwangi tentu sangat mengapresiasi dan merasa bahagia bisa hadir di sini. Kegiatan ini sejalan dengan Nawacita Presiden Prabowo, salah satunya melalui peningkatan produksi kedelai seperti yang dilakukan oleh Lanal Banyuwangi.

“Langkah yang dilakukan Lanal Banyuwangi telah menumbuhkan semangat dan keyakinan baru bagi para petani di Bumi Blambangan untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian mereka dan yang paling penting adalah mereka tidak ragu untuk menanam kedelai karena didampingi TNI dan Pemkab melalui Dinas Pertanian dan Pangan, ” ujar Wabup Mujiono.

“Harapannya adalah hasil kedelai dari Banyuwangi tak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan dasar seperti tempe dan tahu, tetapi juga dikembangkan menjadi produk turunan bernilai tambah, seperti susu kedelai atau inovasi olahan pangan lainnya, ” ungkapnya.

Kepala Perhutani (Administratur) KPH Banyuwangi Barat, Muklisin mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung Upaya TNI AL Pangkalan (Lanal) Banyuwangi dalam ketahanan pangan yang memang program Nawacita Presiden Prabowo.

“Selama ini sinergitas Perhutani Banyuwangi Barat dengan Lanal Banyuwangi sangat terjalin dengan baik bahkan Lanal sering hadir dalam kegiatan dalam Kawasan hutan kami bersama dengan Forkompimda Banyuwangi, kita akan siapkan Lokasi ketahanan pangan Lanal Banyuwangi di hutan produksi bila diperlukan, ” pungkas Muklisin.@Red. 

Read Entire Article
Karya | Politics | | |