Peningkatan Kualitas SDM: Kabupaten Barru Utus 13 Delegasi Terbaik di PENAS Petani Nelayan XVII

8 hours ago 5

GORONTALO - Sebanyak 13 delegasi terbaik Kabupaten Barru resmi mengikuti pembukaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII 2026 oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Gorontalo, Sabtu (20/6/2026). 

Kehadiran para petani dan penyuluh berprestasi ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Barru dalam menyerap inovasi teknologi demi mendongkrak produktivitas pertanian daerah.

​Hadir mendampingi Wapres, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman bersama sejumlah pejabat tinggi negara di hadapan lebih dari 15.000 peserta se-Indonesia.

​Kabupaten Barru tidak sekadar hadir sebagai penonton. Di bawah komando Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barru, Ir. Ahmad, M.M., daerah yang dikenal dengan potensi agrarisnya ini mengirimkan 13 delegasi terbaik. Mereka terdiri dari petani jagung, kopi, cabai, pendamping, hingga penyuluh pertanian berprestasi.

​Ir. Ahmad menegaskan bahwa keikutsertaan Barru di PENAS XVII adalah investasi besar untuk peningkatan kualitas SDM pertanian daerah.

​"Kita hadir di PENAS untuk belajar dan melihat langsung perkembangan pertanian modern. Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya agar ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan di Kabupaten Barru guna meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, dan kesejahteraan petani, " tegas Ahmad.

​Suntikan motivasi yang kuat memang telah tertanam sejak awal. Sebelum bertolak ke Gorontalo, rombongan ini dilepas secara resmi oleh Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, di Rumah Jabatan Bupati pada 16 Juni lalu.

​Saat itu, Andi Ina menitipkan pesan penting agar para peserta menjadikan PENAS XVII sebagai laboratorium hidup untuk menyerap inovasi teknologi yang nantinya bisa diimplementasikan di bumi Barru.
​Hasilnya terbukti di lapangan. 

Rasa lelah menempuh jalur darat lintas provinsi sirna seketika berganti antusiasme tinggi. Salah satu petani Barru mengaku bangga bisa membawa nama daerah di panggung nasional.

​"Perjalanan yang panjang tidak mengurangi semangat kami. Justru ini menjadi pengalaman berharga untuk menambah wawasan dan membawa pulang ilmu yang bermanfaat bagi pengembangan pertanian di daerah, " ungkap Darman salah seorang peserta dengan optimistis.

​Selama pergelaran yang berlangsung hingga 25 Juni 2026 ini, delegasi Barru dijadwalkan aktif dalam berbagai agenda strategis, mulai dari pameran teknologi pertanian modern, temu wicara, hingga diskusi antardaerah.

​Langkah progresif petani Barru di ajang ini diharapkan mampu melahirkan agen-agen perubahan yang siap menyulap sektor pertanian Barru menjadi lebih maju, mandiri, dan modern.

​Menurut agenda, rangkaian PENAS XVII 2026 ini nantinya akan ditutup langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sekaligus menjadi penanda komitmen kuat pemerintah dalam menjaga pilar ketahanan pangan nasional.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |