PBN Bangun Kekuatan dari Desa, Abdul Haya Dorong Gerakan Ekonomi Rakyat

5 hours ago 2

PANGKEP SULSEL — Sekertaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Berkarya Nusantara (PBN) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Haya, menegaskan bahwa pembangunan kekuatan partai sekaligus kesejahteraan masyarakat harus dimulai dari desa dan kelurahan. Hal tersebut disampaikannya saat dihubungi pada Kamis (12/3/2026).


Menurut Abdul Haya, desa dan kelurahan merupakan pusat kehidupan masyarakat yang menyimpan berbagai potensi ekonomi. Jika potensi tersebut digali dengan baik, maka dapat menjadi kekuatan besar untuk meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus memperkuat peran partai di tengah masyarakat.


Ia menjelaskan bahwa melalui Partai Berkarya Nusantara (PBN), strategi pembangunan berbasis desa harus menjadi prioritas utama. Dengan pendekatan ini, partai tidak hanya hadir dalam kegiatan politik, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat.


Langkah pertama yang harus dilakukan, kata Haya adalah melakukan pemetaan potensi desa dan kelurahan. Pengurus partai mulai dari tingkat DPD, DPC hingga DPAC perlu turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan secara menyeluruh.


Pendataan tersebut meliputi berbagai sektor ekonomi yang dimiliki masyarakat. Di antaranya potensi pertanian seperti padi, jagung, sayuran dan buah-buahan yang banyak menjadi sumber penghidupan warga desa.


Selain itu, potensi perikanan juga menjadi kekuatan besar, terutama bagi wilayah pesisir dan kepulauan. Tambak, hasil laut, hingga budidaya ikan air tawar dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan.


Tidak kalah penting, sektor peternakan seperti ayam, kambing dan sapi juga menjadi salah satu potensi yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Jika dikelola dengan baik, sektor ini mampu meningkatkan pendapatan warga.


Haya juga menyoroti potensi wisata alam yang banyak dimiliki desa, seperti kebun, rawa, sungai hingga perbukitan. Menurutnya, jika dikelola secara kreatif, potensi wisata ini dapat menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat.


Selain itu, keberadaan UMKM dan industri rumahan juga harus mendapat perhatian serius. Melalui pembinaan dan dukungan pemasaran, usaha kecil masyarakat bisa berkembang dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.


Untuk mewujudkan hal tersebut, pengurus partai didorong untuk membantu membentuk berbagai kelompok usaha desa. Di antaranya kelompok tani, kelompok nelayan, kelompok UMKM, hingga kelompok peternak yang dapat menjadi wadah penguatan ekonomi masyarakat.


Dalam hal ini, partai diharapkan berperan sebagai penghubung antara masyarakat dengan berbagai program pembangunan, pelatihan usaha, hingga akses pemasaran produk. Dengan demikian, kehadiran partai dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.


Haya  menambahkan bahwa program nyata seperti gerakan tanam bersama, pelatihan usaha desa, pengolahan hasil pertanian dan perikanan, hingga pengembangan pasar desa dan pemasaran digital perlu terus didorong.


Menurutnya, jika setiap desa memiliki pengurus yang aktif membantu masyarakat, maka kepercayaan publik terhadap partai akan tumbuh secara alami. Partai pun akan menjadi gerakan rakyat yang hadir untuk kesejahteraan masyarakat.


Ia pun menegaskan bahwa visi besar yang ingin dibangun adalah menciptakan desa yang mandiri secara ekonomi. “Desa kuat, ekonomi kuat, masyarakat sejahtera. Itulah semangat yang ingin kita dorong melalui Partai Berkarya Nusantara, ” tutup Haya. ( Herman Djide)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |