Paving Block Bergoyang di SD 053 Koto Patah Akhirnya Dibongkar oleh CV.NA Pro, Publik Sebut Jangan Pasang Asal - Asalan

2 months ago 25

KERINCI, JAMBI – Polemik proyek Penunjukan Langsung (PL) Dinas Pendidikan Kerinci kembali mendapat sorotan tajam. Pasalnya, buruknya kualitas pekerjaan paving block yang dikerjakan oleh CV NA Pro di SD 053/III Koto Patah, Kecamatan danau kerinci Barat, Kabupaten kerinci mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak.

Setelah mendapat sororan, barulah terlihat aktivitas pembongkaran paving block lantaran banyak bagian yang tidak memenuhi standar. Warga bahkan mengatakan bahwa kondisi sebelum dibongkar memang sudah tampak asal jadi, paving tidak rata, goyang saat diinjak, dan dasar tanah dipadatkan secara seadanya.

“Begitu diinjak saja sudah goyang. Wajar kalau sekarang dibongkar lagi, karena memang dari awal pekerjaannya tidak benar, ” ungkap salah satu warga yang menyaksikan langsung proses pemasangan.

Sorotan juga datang dari aktivis Kerinci, Syafri, yang menilai pembongkaran ini membuktikan bahwa pekerjaan sebelumnya dikerjakan tanpa perencanaan dan pengawasan yang memadai.

“Ini bukti bahwa mutu pekerjaan benar-benar diabaikan. Bagaimana bisa proyek ratusan juta dipasang begitu saja tanpa pemadatan lantai kerja? Tidak ada papan informasi, lalu ditemukan cacat mutu, dan akhirnya dibongkar. Ini jelas bukan sekadar kelalaian, tapi kegagalan sistem pengawasan, ” tegas Syafri.

Ia menambahkan bahwa pola serupa banyak ditemukan pada proyek PL lainnya di bawah Dinas Pendidikan Kerinci, sehingga pembongkaran di SD 053/III hanya puncak kecil dari persoalan yang lebih besar.

Menurutnya, pejabat yang bertanggung jawab langsung, yakni Asril, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kerinci sekaligus PPK, tidak boleh terus sembunyi dari tanggung jawab publik. Terlebih, hingga kini Asril masih memilih bungkam, meski dimintai klarifikasi berulang kali oleh media.

“Kita butuh jawaban. Tidak bisa PPK diam saja ketika proyek harus dibongkar ulang. Ini uang rakyat, bukan uang pribadi dinas, ” tutup Syafri.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV NA Pro maupun Dinas Pendidikan Kerinci belum memberikan keterangan resmi terkait pembongkaran maupun lemahnya pengawasan proyek tersebut. Publik kini menuntut evaluasi menyeluruh terhadap seluruh proyek PL untuk mencegah pemborosan anggaran dan potensi penyimpangan yang semakin menguat.(son)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |