Pantau Kebersihan Kota, Bupati MYL Tekankan Strategi Lingkungan: Sampah Desa hingga Zero Waste di Sekolah

2 months ago 28

PANGKEP SULSEL— Bupati Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Provinsi Sulawesi Selatan, DR. H. Muhammad Yusran Lalogau, S.P., M.Si, menegaskan pentingnya fokus Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pada kebersihan dan penghijauan lingkungan sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Bupati MYL saat melakukan kunjungan ke beberapa titik di wilayah Pangkajene dalam rangka memantau langsung kondisi kebersihan lingkungan beberapa hari lalu. Dalam peninjauan tersebut, MYL melihat secara langsung kondisi drainase, area publik, serta titik-titik rawan sampah.

Menurut MYL, kebersihan lingkungan bukan sekadar urusan estetika, tetapi menyangkut kesehatan masyarakat, kenyamanan hidup, dan citra daerah. Terlebih di musim hujan, persoalan sampah dapat berdampak langsung pada banjir dan pencemaran lingkungan.

Bupati MYL berharap DLH menjadikan program sampah berbasis desa dan kelurahan sebagai strategi utama. Ia menilai pengelolaan sampah akan lebih efektif jika dimulai dari tingkat paling dekat dengan masyarakat.

Program tersebut, kata MYL, harus mencakup pemilahan sampah dari rumah tangga, penguatan bank sampah, serta edukasi berkelanjutan kepada warga agar sampah tidak lagi dibuang sembarangan.

Selain itu, Bupati MYL menekankan pentingnya monitoring polusi lingkungan, baik pencemaran air, udara, maupun tanah. Pengawasan rutin dinilai penting untuk mencegah kerusakan lingkungan yang berdampak jangka panjang.

MYL juga menegaskan perlunya penegakan aturan lingkungan secara konsisten. Ia meminta DLH tidak ragu menindak pelanggaran yang merusak lingkungan, demi kepentingan bersama dan keberlanjutan alam Pangkep.

Kepada wartawan, Bupati MYL turut mendorong penguatan program zero waste di sekolah-sekolah. Menurutnya, sekolah adalah tempat strategis menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini kepada generasi muda.

Program zero waste di sekolah diharapkan mampu membentuk kebiasaan positif, seperti mengurangi plastik sekali pakai, serta mengelola sampah organik dan anorganik dengan baik.

Selain kebersihan, MYL juga menekankan pentingnya penghijauan lingkungan, terutama di kawasan perkotaan, bantaran sungai, dan ruang terbuka publik. Penghijauan dinilai mampu meningkatkan kualitas udara sekaligus mengurangi risiko banjir.

Bupati MYL mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, kelurahan, sekolah, hingga komunitas lingkungan, untuk terlibat aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian alam.

Ia juga mengapresiasi kerja para petugas kebersihan yang tetap menjalankan tugasnya di tengah tantangan cuaca dan keterbatasan sarana. Menurutnya, peran mereka sangat vital dalam menjaga wajah daerah.

Pemerintah Kabupaten Pangkep, lanjut MYL, akan terus mendukung kebijakan dan program lingkungan yang berdampak langsung bagi masyarakat, meski harus dihadapkan pada keterbatasan anggaran.

Menutup peninjauan tersebut, Bupati MYL menegaskan bahwa lingkungan yang bersih dan hijau adalah pondasi pembangunan berkelanjutan. “Jika lingkungan terjaga, maka kesehatan, kenyamanan, dan masa depan Pangkep akan semakin baik, ” pungkasnya. ( Herman Djide)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |