Panen Perdana Hidroponik Binaan PT IMIP, Pacu Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga Morowali

1 month ago 24

MOROWALI, Sulawesi Tengah - PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui dukungan terhadap berbagai sektor usaha, termasuk pertanian modern. Hal ini dibuktikan dengan suksesnya panen perdana tanaman hidroponik yang dibudidayakan oleh Koperasi Produsen Fafo Pomponangi Sejahtera Labota, sebuah organisasi penggerak perekonomian rakyat binaan PT IMIP.
 
Panen perdana ini menjadi bukti nyata keberhasilan pemanfaatan teknologi budi daya tanpa tanah oleh masyarakat, terutama di wilayah dengan keterbatasan lahan pertanian. Beragam jenis sayuran seperti selada, sawi, dan pakcoy berhasil dipanen dengan kualitas baik dan siap untuk dikonsumsi maupun dipasarkan.
 
SPV External Affairs PT IMIP, Jaimu, mengungkapkan bahwa kesiapan Koperasi Produsen Fafo Pomponangi Sejahtera Labota dalam memahami cash flow secara langsung dapat memperkuat kemandirian dan kesejahteraan ekonomi warga yang menjalankan usaha tanaman hidroponik.
 
"Selain ketahanan pangan dapat tercapai, tujuan menciptakan kemandirian serta membuka lapangan kerja, hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, dapat terpenuhi. Pertanian hidroponik menjadi solusi tepat bagi masyarakat di sekitar kawasan industri karena dapat dilakukan di lahan terbatas, lebih efisien dalam penggunaan air, serta ramah lingkungan, " jelas Jaimu, Selasa (30/12/2025).
 
Dengan menerapkan metode hidroponik rakit apung di atas lahan 2.500 meter persegi, PT IMIP berharap hasil panen tanaman mampu memenuhi kebutuhan pasar seperti di hotel, mini market, dan kantin PT IMIP. "Kami terus fokus pada pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hidroponik memiliki nilai ekonomis tinggi, lebih sehat dan tidak bergantung pada musim. Kami berharap ini menjadi sumber pendapatan berkelanjutan bagi warga, " tandas Jaimu.

Ketua Koperasi Produsen Fafo Pomponangi Sejahtera Labota, Aprianto, menjelaskan bahwa saat ini bersama 10 anggota, mereka fokus pada penguatan ketahanan pangan melalui budi daya pertanian modern. Hal ini dinilai dapat meningkatkan keterampilan masyarakat serta menciptakan peluang ekonomi baru.

"Hari ini bisa disebut momen sukses budi daya tanpa tanah oleh Koperasi Produsen Fafo Pomponangi Sejahtera Labota. Dalam jangka waktu kurang lebih satu bulan lebih, kami menghasilkan sayuran segar seperti selada, pakcoy, bayam, kangkung, bahkan melon, dengan waktu panen relatif cepat, " kata Aprianto.

Aprianto juga mengakui bahwa program dukungan dari PT IMIP sangat menopang gerakan ketahanan pangan, efisiensi lahan, dan menjadi simbol pertanian modern yang sehat, higienis, serta produktif. Sekaligus melibatkan kolaborasi komunitas dan mendapatkan edukasi. Dengan adanya panen perdana ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk mengembangkan pertanian hidroponik sebagai sumber pendapatan alternatif dan mendukung ketahanan pangan di wilayah Morowali.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |