Ngabuburit Pengawasan Kolaboratif: Kehumasan Bawaslu Perkuat Jembatan Komunikasi Publik

12 hours ago 2

Pasaman, — Dalam suasana Ramadan yang penuh keberkahan, Bawaslu Kabupaten Pasaman bersama Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman menggelar Ngabuburit Pengawasan Kolaboratif sebagai upaya memperkuat sinergi pengawasan pemilu sekaligus membangun komunikasi publik yang efektif dan berkepercayaan, Minggu (2/3/2026).

Kegiatan ini mengangkat tema “Kehumasan Bawaslu sebagai Jembatan Mengatasi Isu Negatif dengan Komunikasi yang Efektif” dan dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat Alni, serta jajaran Bawaslu provinsi dan kabupaten/kota se-Sumatera Barat. Hadir pula insan pers, akademisi, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, dan pegiat literasi digital sebagai mitra strategis pengawasan partisipatif.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman, Rini Juita, menyampaikan bahwa kegiatan Ngabuburit Pengawasan Kolaboratif menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antarlembaga sekaligus mendekatkan Bawaslu dengan masyarakat melalui komunikasi yang terbuka dan edukatif.

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, menekankan bahwa fungsi kehumasan kini memegang peran strategis sebagai wajah lembaga. Kehumasan tidak lagi sekadar menjalankan fungsi dokumentasi dan publikasi, melainkan menjadi jembatan utama yang menghubungkan kerja-kerja pengawasan dengan pemahaman serta kepercayaan publik.

“Isu negatif, disinformasi, dan framing yang tidak utuh dapat menyebar dengan sangat cepat. Karena itu, komunikasi Bawaslu harus tidak hanya cepat, tetapi juga tepat, empatik, dan bertanggung jawab, ” tegas Rahmat Bagja.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Alni, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas wilayah dan lintas sektor dalam memperkuat ekosistem pengawasan pemilu. Menurutnya, pengawasan yang kuat tidak dapat dibangun secara parsial, melainkan melalui sinergi antara Bawaslu, media, akademisi, dan masyarakat sipil.

Diskusi yang berlangsung secara interaktif menghasilkan sejumlah gagasan strategis, antara lain penguatan manajemen isu dan krisis komunikasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia kehumasan, optimalisasi pemanfaatan media digital secara bijak dan profesional, serta pengembangan kemitraan berkelanjutan dengan media dan masyarakat.

Kolaborasi antara Bawaslu Kabupaten Pasaman dan Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman dinilai menjadi contoh konkret bahwa penguatan kelembagaan akan lebih efektif ketika dilakukan secara bersama-sama, saling berbagi pengalaman, dan menyatukan visi dalam menjaga kualitas demokrasi.

Menutup kegiatan, seluruh peserta diajak menjadikan momentum Ramadan sebagai ruang memperbaiki niat, memperkuat integritas, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Melalui Ngabuburit Pengawasan Kolaboratif ini, Bawaslu menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pengawasan pemilu yang transparan, adil, dan bermartabat melalui komunikasi publik yang mencerahkan serta membangun kepercayaan masyarakat.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |