SIMALUNGUN - Kegelisahan dan kecemasan kalangan warga belakangan ini semakin meningkat dan warga mengungkapkan kembali, bahwa di lingkungannya marak pelaku peredaran dan transaksi narkotika jenis sabu.
Seiring dengan aktivitas ilegal secara terbuka dan akibatnya, aksi pencurian semakin menggila di seputaran Kelurahan Perdagangan I Seberang, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Jumat (23/01/2026), sekira pukul 16.30 WIB.
"Dampak peredaran narkotika, aksi pencurian meningkat belakangan ini. Bahkan, satu persatu besi penyangga jembatan Sungai Bah Bolon raib, " ungkap warga yang tidak bersedia namanya tercantum.
Menurut, nara sumber dalam keterangannya, polisi enggan bertindak meskipun sudah berkali-kali sosok pelaku peredaran narkotika jenis sabu-sabu beraktivitas di sekitaran gang Mushola (pinggir Sungai Bah Bolon; red) dilaporkan.
"Pengedar sabu-sabu di lingkungan kami ini sudah dikenal pihak Polsek Perdagangan. Sosok pria yang akrab dipanggil Aseng bersama si Andi sangat bebas mengedarkan sabu-sabu, " ungkap nara sumber dengan nada kesal.
Terpisah, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.H., belum dapat dikonfirmasi terkait informasi yang diungkapkan warga di Perdagangan hingga rilis berita ini dilansir ke publik.
Sebelumnya diberitakan,
Aktivitas sosok pria disebutkan warga dalam kesehariannya tidak memiliki pekerjaan menetap alias pengangguran itu, akrabnya dipanggil Aseng dan belakangan ini, semakin meresahkan kalangan masyarakat setempat.
Warga mengungkapkan, Aseng bertransaksi sabu secara terbuka di seputaran jembatan Sungai Bah Bolon, Kelurahan Perdagangan I Seberang, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Sabtu (07/03/2026), sekira pukul 12.30 WIB.
Sebelumnya, sosok Aseng sempat menjadi buronan pihak Polsek Perdagangan terkait penggrebekan di rumahnya. Naas, pada saat itu, sang istri tertangkap tangan bersama temannya sedang mengkonsumsi sabu dan akhirnya, diamankan petugas.
Informasi dihimpun, selain mengamankan istri Aseng bersama temannya, petugas juga mengamankan satu unit sepeda motor merk Yamaha RX King miliknya dan kejadian itu tidak membuatnya jera dan saat ini, peredaran sabu yang dikendalikan Aseng makin marak.
Salah seorang warga setempat menegaskan, bebasnya aktivitas peredaran narkoba di lokasi tersebut, tak terlepas dari setoran Aseng kepada oknum berseragam coklat itu secara rutin dan warga setempat menudingnya kebal hukum.
"Mustahil, polisi tidak mengetahui kegiatan ilegal si Aseng di sekitaran jembatan ini dan warga sudah berkali-kali melaporkannya. Bahkan, nama dan kegiatan si Aseng diposting warga ke media sosial, tetapi semua itu nggak berpengaruh, " tegas pria berkulit sawo matang bernada ketus.









































