Misi Kemanusiaan Brimob Polda Sumbar Berhasil, Korban Hanyut di Solok Selatan Ditemukan dan Dievakuasi

3 weeks ago 8

Korban diketahui bernama Sutrisno (58), seorang aparatur sipil negara (ASN) yang berdomisili di Jorong Sungai Takuak, Nagari Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok Selatan. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di aliran sungai wilayah Jorong Pulau Karam, Nagari Lubuk Ulang Aling Tangah, setelah upaya pencarian yang dilakukan sejak sehari sebelumnya.

Operasi pencarian dimulai pada Senin (1/6/2026) setelah Tim Siaga SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumbar menerima laporan adanya warga yang hanyut di Sungai Sangir. Sebanyak 14 personel yang dipimpin Danyon C Pelopor Kompol Martin, SH, MH langsung diberangkatkan menuju lokasi dengan membawa berbagai perlengkapan SAR, termasuk perahu karet, pelampung, helm SAR, serta peralatan evakuasi lainnya.

Sesampainya di lokasi, personel Brimob terlebih dahulu berkoordinasi dengan Polsek Sangir Batang Hari dan unsur terkait sebelum melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai. Pencarian dilakukan secara terpadu bersama tim gabungan dari Basarnas, TNI, pemerintah setempat, dan masyarakat yang turut membantu menyusuri area-area yang diduga menjadi lokasi korban terbawa arus.

Meski pencarian berlangsung hingga malam hari, korban belum berhasil ditemukan. Tim kemudian menghentikan sementara operasi karena keterbatasan jarak pandang dan kondisi medan yang cukup berisiko untuk dilanjutkan pada malam hari.

Namun upaya pencarian tidak berhenti. Sekitar pukul 01.00 WIB, tim gabungan bersama masyarakat yang terus melakukan pemantauan di sepanjang aliran sungai memperoleh petunjuk mengenai keberadaan korban. Informasi tersebut segera ditindaklanjuti oleh personel SAR Brimob yang kemudian bergerak menuju titik lokasi yang diduga menjadi tempat ditemukannya korban.

Setelah memastikan lokasi dan melakukan pemeriksaan bersama unsur terkait, tim menemukan jasad korban di aliran sungai wilayah Jorong Pulau Karam. Personel SAR Brimob selanjutnya melaksanakan proses evakuasi dan membawa korban ke lokasi yang aman sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.

Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumbar Kompol Martin mengatakan keberhasilan operasi tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian.

"Sejak menerima laporan, personel langsung bergerak melakukan pencarian bersama tim gabungan dan masyarakat. Alhamdulillah, berkat kerja sama dan koordinasi yang baik, korban akhirnya berhasil ditemukan sehingga dapat segera dievakuasi dan diserahkan kepada keluarganya. Ini merupakan bagian dari tugas kemanusiaan yang selalu kami laksanakan untuk membantu masyarakat, " ujar Kompol Martin.

Ia menegaskan bahwa Brimob tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga memiliki kemampuan SAR yang siap diterjunkan dalam berbagai kondisi darurat, termasuk pencarian dan penyelamatan korban bencana maupun kecelakaan.

Sementara itu, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta melalui Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan masyarakat yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut.

"Polri akan selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga membutuhkan bantuan dalam situasi darurat. Kegiatan pencarian dan evakuasi ini merupakan bentuk nyata pengabdian Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam setiap misi kemanusiaan, " ujarnya.

Setelah seluruh rangkaian evakuasi selesai dilaksanakan, Tim SAR Batalyon C Pelopor menggelar apel konsolidasi sebelum kembali ke markas. Operasi kemanusiaan tersebut berlangsung aman dan lancar serta menjadi bukti kesiapsiagaan Brimob Polda Sumbar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pada setiap kondisi darurat.

(Berry)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |