Mesuji Siap Amankan Kunjungan Presiden Jokowi: Apel Akbar Gelar Pasukan

4 hours ago 3

MESUJI-Persiapan matang tengah digalakkan di Kabupaten Mesuji. Kepolisian Resor (Polres) Mesuji, bersama unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Pemerintah Daerah, dan seluruh pemangku kepentingan terkait, menggelar Apel Gelar Pasukan pada Kamis (25/06/26). Aksi ini menjadi penanda kesiapan akhir seluruh elemen pengamanan dalam rangka menyambut kunjungan Presiden Republik Indonesia ke-7, Ir. H. Joko Widodo.

Giat yang dilaksanakan di [Lokasi Apel - jika ada di berita asli, tambahkan di sini] ini dihadiri oleh jajaran petinggi daerah dan keamanan, termasuk Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus, S.I.K., M.H., yang didampingi oleh perwakilan Danramil 0426-01/ SP, Kasat Pol PP Ronal Nasution, S.STP., M.M., Kepala Dinas Perhubungan Prasetyo Yura B, S.H., M.H., serta perwakilan dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pemadam Kebakaran. Turut hadir pula Waka Polres Mesuji Kompol Trisno Sigit, S.H., M.H., beserta Pejabat Utama, Kasat, Kasi, Perwira, Kapolsek, dan Kasubsektor jajaran Polres Mesuji.

Dalam amanatnya, Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus, S.Ik., M.H., menegaskan tujuan utama apel ini. “Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan akhir seluruh unsur pengamanan dalam rangka menjamin kelancaran, keamanan, ketertiban, dan keselamatan selama rangkaian kegiatan kunjungan Presiden Republik Indonesia Ke-7 di wilayah Kabupaten Mesuji.”

Ia menambahkan apresiasinya terhadap kerja keras semua pihak. “Saya mengapresiasi seluruh unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan seluruh stakeholder terkait yang telah bekerja keras melakukan berbagai persiapan. Keberhasilan pengamanan tidak hanya ditentukan oleh jumlah personel dan sarana yang tersedia, tetapi juga oleh kedisiplinan, koordinasi, komunikasi, serta rasa tanggung jawab yang tinggi dari setiap individu yang bertugas, ” tegasnya.

AKBP Firdaus juga memberikan arahan penting sebagai pedoman pelaksanaan tugas. Ia menekankan pentingnya profesionalisme, pendekatan humanis, dan tanggung jawab penuh sesuai prosedur yang berlaku. Koordinasi dan komunikasi antar unsur pengamanan harus diperkuat untuk mengantisipasi potensi gangguan. Pemahaman mendalam mengenai tugas, fungsi, dan wilayah pengamanan masing-masing juga krusial demi menghindari tumpang tindih atau kekosongan pengamanan.

Lebih lanjut, keselamatan personel dan masyarakat menjadi prioritas utama, diiringi dengan pemberian pelayanan terbaik bagi seluruh peserta kegiatan. Kewaspadaan terhadap segala bentuk ancaman, hambatan, gangguan, dan tantangan, baik yang konvensional maupun non-konvensional, harus senantiasa ditingkatkan. Tak lupa, ia mengingatkan pentingnya menjaga sikap, etika, dan citra institusi di mata publik, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan organisasi maupun masyarakat.

“Saya yakin dan percaya, dengan kesiapan yang telah dilakukan serta dukungan seluruh pihak, kegiatan kunjungan Presiden Republik Indonesia Ke-7, Bapak Ir. H. Joko Widodo, dapat berjalan dengan aman, kondusif, tertib, lancar, dan sukses, ” harapnya menutup pidato. [Humas/Udin]

Read Entire Article
Karya | Politics | | |