Mengabdi di Dataran Tinggi, Ini Sederet Aksi Nyata Kapolsek IPTU Sahabuddin

13 hours ago 1

​BARRU - Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah geografis yang menantang membutuhkan formula khusus. Hal inilah yang terus konsisten diterapkan oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Pujananting, Polres Barru, di bawah kepemimpinan IPTU Sahabuddin.

​Tidak hanya fokus pada penegakan hukum hukum konvensional, Polsek Pujananting kini lebih menonjolkan pendekatan kemanusiaan (humanis) serta penyelesaian masalah secara kekeluargaan (problem solving) langsung di tengah masyarakat dataran tinggi Barru.

​Kapolsek Pujananting, IPTU Sahabuddin, saat dikonfirmasi langsung pada Sabtu (20/6/2026), mengungkapkan bahwa kunci utama dalam mengelola keamanan di Pujananting adalah dengan membangun kepercayaan (trust) dan menyentuh langsung aspek sosial warga.

​"Karakteristik masyarakat di wilayah pegunungan ini sangat kental dengan kekerabatan. Oleh karena itu, kehadiran Polri tidak boleh kaku. Kami mengedepankan komunikasi yang menyentuh hati, baik itu dalam hal penanganan sosial seperti mendampingi warga yang sakit kronis dan ODGJ, hingga mengedukasi anak-anak sekolah, " ujar IPTU Sahabuddin.

​Rekam jejak digital mencatat, Polsek Pujananting juga dikenal responsif terhadap dinamika sosial, seperti keberhasilan memediasi sengketa sumber mata air bersih di Padang Rewatae secara damai, serta aksi gotong royong memperbaiki infrastruktur jalan rusak bersama warga di Dusun Pangi, Desa Jangan-Jangan.

​Menurut IPTU Sahabuddin, potensi gesekan sekecil apa pun di tingkat bawah harus segera diredam melalui musyawarah sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

​"Seperti kasus sengketa air atau penertiban hewan ternak, semua kita selesaikan dengan duduk bersama secara transparan. Kami bertindak sebagai mediator yang netral demi kepentingan bersama, " tambahnya.

​Menghadapi cuaca yang kerap tidak menentu di wilayah perbukitan, pihak Polsek bersama jajaran Forkopimcam juga terus mengintensifkan patroli bersama, edukasi bahaya kelistrikan dengan PLN, hingga sosialisasi mitigasi bencana longsor ke desa-desa luar seperti Desa Bacu-Bacu dan wilayah komunitas adat To Bentong di Desa Bulo Bulo.

​"Sinergi antar-lembaga, TNI, pemerintah kecamatan, dan tokoh masyarakat adalah kekuatan utama kami. Kami ingin memastikan pelayanan Polri hadir merata hingga ke pelosok terjauh Pujananting, " pungkasnya.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |