Bukittinggi — Venue Masjid Jami Mandi Angin menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Sumatera Barat ke-41 yang menghadirkan suasana khidmat dan menyentuh. Di masjid ini, tiga cabang lomba dipertandingkan, yakni Tahfiz 20 Juz, Tahfiz 5 Juz, serta Tilawah Al-Qur’an khusus peserta tuna netra.
Ketua Venue Masjid Jami Mandi Angin, Maizul, menyampaikan kepada awak media pada Senin (15/12/2025), bahwa pelaksanaan lomba telah dimulai sejak hari pertama, Minggu (14/12/2025), dengan antusiasme peserta yang cukup tinggi.
“Pada hari pertama kemarin, cabang yang dilombakan adalah Tahfiz 5 Juz, Tilawah, dan Tilawah Tuna Netra. Untuk jumlah pasti peserta secara keseluruhan kami belum menerima data resmi, namun berdasarkan pelaksanaan di lapangan, Tahfiz 5 Juz diikuti 10 peserta, terdiri dari lima putra dan lima putri. Begitu juga cabang tilawah, masing-masing lima putra dan lima putri, ” ujar Maizul.
Sementara itu, cabang Tilawah Tuna Netra pada hari pertama diikuti oleh empat peserta. Lomba berlangsung sejak ba’da Isya hingga pukul 21.30 WIB, menghadirkan suasana haru ketika lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema dari para peserta dengan keterbatasan penglihatan, namun penuh keteguhan dan penghayatan.
Memasuki hari kedua, Senin (15/12/2025), lomba dilanjutkan dengan cabang Tahfiz 20 Juz yang diikuti 10 peserta, terdiri dari lima putra dan lima putri. Selain itu, Tahfiz 5 Juz dan Tilawah kembali diperlombakan dengan jumlah peserta masing-masing 10 orang, lima putra dan lima putri.
“Untuk cabang Tilawah Tuna Netra hari ini, insyaallah akan dimulai setelah Ashar, ” tambah Maizul.
Seluruh rangkaian lomba yang digelar di Masjid Jami Mandi Angin saat ini masih berada pada tahap penyisihan. Panitia menargetkan babak final akan dilaksanakan pada Rabu mendatang.
Kehadiran peserta tuna netra sejak hari pertama hingga hari kedua memberikan makna tersendiri bagi pelaksanaan MTQ di venue ini. Di tengah keterbatasan, mereka membuktikan bahwa Al-Qur’an dapat dihafal dan dilantunkan dengan penuh kecintaan, menghadirkan cahaya yang menyentuh hati setiap jamaah dan penonton yang hadir.(Lindafang )































:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382095/original/065022200_1760528961-nova_arianto.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382025/original/028973600_1760525453-IMG_6059.jpeg)

:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,598,20,0)/kly-media-production/medias/4519263/original/002213900_1690723743-20230730IY_BRI_Liga_1_Persija_Jakarta_vs_Persebaya_Surabaya_3.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,598,20,0)/kly-media-production/medias/5244174/original/082255300_1749138695-20250605BL_Timnas_Indonesia_Vs_China_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026-21.JPG)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,598,20,0)/kly-media-production/medias/5381739/original/070404100_1760516323-Ridho.jpg)


