Cirebon - 15/01/2026 Di sebuah sudut pemukiman yang padat, dua sosok berseragam cokelat tampak berjalan dengan langkah yang tenang namun waspada. Mereka adalah Aipda Imron, SH dan Aipda Duso Furwanto, SH. Tanpa menggunakan kendaraan, keduanya memilih untuk menyusuri gang-gang kecil yang hanya cukup dilewati dua orang dewasa. Bagi mereka, keamanan tidak bisa hanya dipantau dari balik kaca mobil patroli; keamanan harus dirasakan langsung melalui sapaan dan jabat tangan dengan warga. Menyapa dengan HatiDi setiap tikungan gang, Aipda Imron sesekali berhenti untuk menegur ramah ibu-ibu yang sedang berkumpul di depan rumah atau sekadar menepuk bahu pemuda yang sedang bersantai. "Sampurasun, Bu, Pak... Bagaimana lingkungan hari ini? Aman?" sapanya dengan senyum tulus yang langsung mencairkan suasana. Sementara itu, Aipda Duso Furwanto dengan jeli memperhatikan setiap sudut. Ketajaman instingnya sebagai anggota Polri membuatnya teliti mengecek pintu-pintu gerbang yang mungkin lupa terkunci atau area penerangan jalan yang redup. Baginya, memastikan warga merasa aman dan kondusif adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Dialog yang MenenangkanLangkah mereka terhenti sejenak di sebuah pos ronda. Di sana, dialog mengalir hangat. Keduanya tidak hanya memberikan imbauan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat), tetapi juga menjadi pendengar yang baik bagi keluh kesah warga. Gelar Sarjana Hukum (SH) yang mereka sandang bukan sekadar hiasan nama; itu tercermin dari cara mereka memberikan edukasi hukum yang santun dan mudah dipahami kepada masyarakat. "Kehadiran kami di sini bukan untuk mengawasi dengan rasa takut, tapi untuk memastikan bahwa setiap warga bisa tidur nyenyak tanpa rasa khawatir, " ujar Aipda Duso di sela obrolan. Komitmen Tanpa BatasKeringat tipis mulai membasahi seragam mereka, namun semangat Aipda Imron dan Aipda Duso tidak luntur. Menelusuri gang sempit adalah simbol kedekatan Polri dengan rakyat. Hingga ujung gang terakhir terlampaui, mereka memastikan bahwa wilayah tersebut tetap dalam keadaan damai dan harmonis. Malam mulai turun, dan langkah kaki kedua bintara tinggi ini terus berlanjut. Bagi Aipda Imron dan Aipda Duso, pengabdian adalah tentang hadir di tengah masyarakat, memastikan bahwa negara ada dan menjaga di setiap jengkal tanah warganya.
Langkah Pasti di Lorong Sempit: Pengabdian Aipda Imron dan Aipda Duso
3 months ago
45
Related
Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
5 hours ago
4
Trending
Popular
Crayola Luncurkan Pengalaman Global McDonald's Happy Meal® y...
3 months ago
204
Bitmine Immersion (BMNR) Umumkan Kepemilikan ETH Mencapai 4,...
3 months ago
195
Dansat Brimob Polda Jabar Pimpin Tradisi Kenaikan Pangkat 10...
3 months ago
194
Pergantian Kepemimpinan Kapolres Tasikmalaya Kota, Apel Fare...
3 months ago
193
Kabid Humas Polda Jabar Sampaikan Update Perkembangan Kasus ...
3 months ago
192
Daop 7 Madiun KA Pilihan Utama Penumpang Meningkat 4,6 Perse...
3 months ago
192
Bitmine Immersion (BMNR) Umumkan Kepemilikan ETH Mencapai 4,...
3 months ago
192
CGTN: Langkah Tiongkok Mendorong Pembangunan Bermutu Tinggi ...
3 months ago
189
Vantage Raih Dua Nominasi di Vietnam dan Inggris dalam Ajang...
3 months ago
178
BNN Bongkar Apartemen Jadi Dapur Narkoba, Ribuan Happy Water...
3 months ago
176
Musim Mas Kembali Beri Dukungan Kepada IPB University untuk ...
3 months ago
174
Kasus Penganiayaan Lansia di Pasaman Terungkap, Polisi Tahan...
3 months ago
169
Kasus Penganiayaan Lansia di Pasaman Terungkap, Polisi Tahan...
3 months ago
159
BNN Bongkar Apartemen Jadi Dapur Narkoba, Ribuan Happy Water...
3 months ago
156
Raih Dua Penghargaan Anugerah Diktisaintek 2025: Penutup Tah...
3 months ago
133
Perhutani KPH Indramayu BersamaPalang Merah Indonesia Gelar ...
2 months ago
131
This Is Blog Example 3
3 months ago
131
Example Sales Page 3
3 months ago
129
Sistem "Multi-Agent Collaboration" Berbasiskan MoM dari Huaw...
3 months ago
120
This Is Blog Example 2
3 months ago
115











































