Kumpulkan Enam Pilar 'Wijanna Nene Pasa' AGH Faried Wajedy: Jangan Sampai Anak Cucu Kehilangan Jejak Persaudaraan

2 hours ago 1

BARRU - Momentum Idul Fitri 1447 H menjadi saksi bisu kembalinya ribuan kerinduan bersatu dalam ikatan kekeluargaan. 

Rumpun Keluarga Besar "Ujungnge Lapasu" (Wijanna Nene Pasa) menggelar acara Halalbihalal akbar yang berlangsung penuh khidmat pada Ahad (22/3/2026).

Bertempat di Aula Pusat Perekonomian Atta’awun DDI Mangkoso, acara ini menjadi titik temu bagi para keturunan dari enam pilar keluarga besar, yakni Wijanna Petta Mashude, Petta Hasse, Petta Madianah, Petta Beddu, Petta Hadisa, dan Petta Ibrahima.

Acara ini dipimpin langsung oleh tokoh kharismatik yang juga Pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso, AGH. M. Faried Wadjedy. 

Sebagai bagian dari keluarga besar 'Wijanna Nene Pasa' sekaligus Tetua Rumpun Keluarga Ujungnge Lapasu, Faried Wajedy menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya menjaga asal-usul.

Dalam sambutannya, AGH. Faried Wajedy menekankan bahwa pertemuan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan upaya menjaga amanah leluhur.

"Keluarga adalah akar, dan silaturahmi adalah air yang menghidupinya. Kita berkumpul hari ini untuk memastikan bahwa anak cucu kita tidak kehilangan jejak persaudaraannya. Jangan sampai jarak memutus kasih sayang, dan jangan sampai waktu membuat kita saling melupakan, " ujar AGH. Faried Wajedy.

Ia juga menambahkan bahwa kekuatan sebuah bangsa dimulai dari kekuatan keluarga yang rukun dan saling mendukung dalam kebaikan.

Suasana haru dan bahagia tampak menyelimuti lokasi acara yang terletak tepat di depan Puskesmas Mangkoso tersebut. 

Para anggota keluarga yang datang dari berbagai daerah tampak saling bertukar kabar, mempertegas identitas kolektif mereka sebagai satu rumpun yang besar.

Pertemuan ini diharapkan menjadi agenda rutin yang mampu menjembatani perbedaan generasi, sehingga nilai-nilai luhur dari para pendahulu tetap terjaga di tengah modernitas zaman.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |