Cianjur – Dalam upaya membentuk generasi muda yang disiplin, sadar hukum, dan berkarakter positif, Kapolsek Sukanagara Polres Cianjur AKP Dedi melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada para siswa dan siswi MTsN 4 Cianjur, Rabu (10/6/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bhabinkamtibmas serta pihak sekolah sebagai bentuk sinergitas antara Polri dan dunia pendidikan.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Sukanagara memberikan berbagai materi pembinaan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Para siswa diberikan edukasi mengenai bahaya perundungan (bullying), dampak negatif penggunaan media sosial yang tidak bijak, pentingnya disiplin dalam kehidupan sehari-hari, serta etika berlalu lintas. Selain itu, siswa juga diimbau untuk lebih rajin belajar, tidak bolos sekolah, tidak terlibat aksi tawuran, menjauhi geng motor, serta tidak menggunakan kendaraan dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong.
Selain penyampaian materi kamtibmas, para siswa juga mendapatkan sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Dalam kesempatan tersebut dijelaskan berbagai jenis narkotika, dampak buruk yang ditimbulkan bagi kesehatan dan masa depan, serta sanksi hukum yang dapat dikenakan kepada para pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba. Edukasi ini diberikan sebagai langkah pencegahan dini agar para pelajar tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara siswa, guru, dan pihak kepolisian. Berbagai pertanyaan terkait keamanan lingkungan sekolah, kenakalan remaja, hingga penggunaan media sosial dibahas secara terbuka. Di akhir kegiatan, Kapolsek Sukanagara juga memberikan motivasi kepada para siswa agar fokus mengejar prestasi akademik dan aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang positif sebagai sarana pengembangan diri.
Kapolsek Sukanagara AKP Dedi mengatakan bahwa kegiatan pembinaan kepada pelajar merupakan salah satu langkah preventif untuk mencegah munculnya berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat berdampak negatif terhadap masa depan generasi muda.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan kesadaran hukum, disiplin, dan tanggung jawab kepada para pelajar sejak dini. Kami mengajak seluruh siswa untuk menjauhi tawuran, geng motor, narkoba, bullying, serta penggunaan knalpot brong yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat. Fokuslah pada pendidikan dan kegiatan-kegiatan positif yang dapat menunjang masa depan. Kami juga berharap sinergitas antara Polri dan pihak sekolah terus terjalin guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif, ” ujar AKP Dedi.
Dari hasil kegiatan tersebut, para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dan memahami berbagai materi yang disampaikan. Selain itu, terjalin komunikasi yang baik antara pihak sekolah dengan Polsek Sukanagara, serta muncul komitmen bersama untuk terus melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap perilaku siswa guna mencegah terjadinya kenakalan remaja di lingkungan sekolah.

















































