Kapolres Semarang Pimpin Patroli Malam Takbir, Jaga Keamanan Idul Fitri

23 hours ago 10

KAB SEMARANG - Menjelang momen suci Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran Polres Semarang tak tinggal diam. Pada Jumat (20/3/2026) malam, sebuah upaya serius dilakukan melalui patroli cipta kondisi (cipkon) untuk meredam potensi gangguan dan memastikan seluruh masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan tenteram. Pemimpin kegiatan ini tak lain adalah Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, yang secara pribadi turut hadir di lapangan, menunggangi sepeda motor, menyusuri berbagai titik yang teridentifikasi rawan.

Rute patroli yang dilalui cukup luas, mencakup jalur-jalur vital mulai dari Ambarawa, Tuntang, hingga perbatasan Kota Salatiga. Perjalanan berlanjut melintasi wilayah Bawen, Bergas, Bandungan, dan akhirnya berakhir di Ungaran, jantung administratif Kabupaten Semarang. Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk antisipasi dini, memastikan suasana tetap aman dan terkendali di tengah gegap gempita malam takbiran yang biasanya diiringi peningkatan aktivitas warga.

AKBP Ratna Quratul Ainy menegaskan bahwa patroli cipkon ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah strategi preventif yang didesain untuk menumbuhkan rasa aman di hati masyarakat yang tengah bersiap menyambut Idul Fitri.

“Patroli malam takbir ini adalah bagian dari upaya cipta kondisi. Kami ingin memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan, ” ujar AKBP Ratna di sela kegiatan.

Lebih dari sekadar pemantauan, para petugas juga mengemban tugas edukasi. Mereka secara aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat, terutama mengenai cara pelaksanaan takbiran yang semestinya. Tujuannya jelas: agar kegiatan tersebut tidak sampai mengusik ketertiban umum, apalagi membahayakan keselamatan jiwa.

“Kami mengimbau agar masyarakat tidak melakukan takbiran keliling menggunakan kendaraan terbuka dengan sound system berlebihan. Selain berpotensi melanggar aturan lalu lintas, hal ini juga bisa membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya, ” tegasnya.

Dalam setiap interaksi, pendekatan humanis menjadi kunci. Petugas kepolisian dengan sabar mengajak warga yang masih berada di jalan untuk takbiran agar kembali ke lingkungan masing-masing. Harapannya, perayaan malam takbir dapat dilakukan dengan cara yang lebih khidmat dan bermakna.

“Mari kita rayakan malam takbir dengan sederhana namun penuh makna di lingkungan masing-masing. Dengan begitu, situasi kamtibmas bisa tetap terjaga, ” tambahnya.

Upaya patroli cipta kondisi yang melibatkan Kapolres secara langsung ini merupakan cerminan komitmen kuat Polres Semarang dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan seluruh masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan rasa aman, nyaman, dan semangat kebersamaan yang kian menguat.

(PERS)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |