PANGKEP, SULSEL — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jurnalis Nasional Indonesia (JNI) Cabang Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Herman Djide, mengajak semua pihak untuk melihat pembangunan daerah dengan sudut pandang yang lebih terbuka dan berorientasi jangka panjang.
Hal itu disampaikannya saat diskusi santai di Warkop Surya, Ruko Palampang Pangkajene, Jumat (2/12/2025), saat membahas arah pembangunan Indonesia, khususnya Kabupaten Pangkep, memasuki tahun 2026.
Menurut Herman Djide, memasuki 2026 banyak daerah di Indonesia masih dihadapkan pada persoalan klasik pembangunan. Program sering berganti, kebijakan tidak berkesinambungan, dan hasil pembangunan belum sepenuhnya dirasakan masyarakat. Kondisi ini menuntut refleksi bersama agar pembangunan daerah tidak berjalan di tempat.
Herman menilai, pengalaman daerah-daerah di Vietnam patut dijadikan sebagai inspirasi dari Negara tersebut membuktikan bahwa pembangunan tidak selalu bergantung pada besarnya sumber daya, melainkan pada disiplin perencanaan dan konsistensi dalam menjalankan kebijakan. Vietnam menunjukkan bahwa kerja nyata yang terukur mampu membawa perubahan signifikan.
Salah satu kunci keberhasilan Vietnam adalah perencanaan jangka menengah yang jelas dan berkesinambungan. Rencana pembangunan lima tahunan dijadikan pedoman hingga ke tingkat desa. Program tidak mudah berubah hanya karena pergantian pejabat, melainkan dievaluasi dan disempurnakan secara berkelanjutan.
Pelajaran penting dari pola ini adalah pemahaman bahwa pembangunan bukan sekadar proyek tahunan, tetapi proses panjang yang harus dijaga arah dan tujuannya. Konsistensi kebijakan menjadi fondasi agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
Keberhasilan daerah di Vietnam juga terlihat dari fokus terhadap potensi lokal. Wilayah pesisir dikembangkan sebagai sentra perikanan dan industri pengolahan, daerah pertanian diarahkan pada ketahanan pangan dan agroindustri, sementara kawasan budaya dan alam digarap sebagai destinasi wisata yang bernilai ekonomi.
Dalam hal ini, pemerintah daerah berperan aktif sebagai penghubung antara rakyat dan pasar. Petani, nelayan, dan pelaku UMKM tidak dibiarkan berjalan sendiri, tetapi didampingi agar mampu bersaing dan meningkatkan nilai tambah produknya.
Selain itu, iklim investasi menjadi perhatian serius. Perizinan disederhanakan, kepastian hukum diperjelas, dan pelayanan publik dipercepat. Namun investasi tetap diarahkan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam penciptaan lapangan kerja lokal.
Pendidikan dan peningkatan keterampilan sumber daya manusia juga menjadi fondasi penting. Vietnam menyiapkan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan daerahnya melalui pelatihan vokasi, pendampingan UMKM, serta penguatan koperasi. Anak muda desa didorong menjadi pelaku usaha dan inovator, bukan hanya pencari kerja.
Desa bahkan dijadikan pusat kekuatan pembangunan. Program pembangunan pedesaan difokuskan pada penciptaan desa yang bersih, produktif, dan mandiri. Infrastruktur dasar diperbaiki, ekonomi desa diperkuat, dan kelembagaan lokal ditata agar mampu menopang kesejahteraan warga.
Digitalisasi turut menjadi kunci penting dalam mempercepat pembangunan. Pemerintah daerah mendorong layanan publik berbasis teknologi dan membantu UMKM memanfaatkan platform digital. Efisiensi meningkat, biaya berkurang, dan transparansi pemerintahan semakin terjaga.
Di sisi lain, stabilitas sosial dan keamanan tetap menjadi prioritas. Pemerintah daerah aktif berdialog dengan masyarakat, cepat merespons persoalan, serta menjaga ketertiban umum. Rasa aman dan kepercayaan publik dipahami sebagai modal utama pembangunan.
Herman Djide menegaskan, memasuki 2026 Indonesia, termasuk Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, ini sebagai bahan masukan berharga dari Vietnam. Kepemimpinan yang tegas, sederhana, dan konsisten, fokus pada potensi lokal, penguatan desa, serta sinergi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci. Jika prinsip-prinsip ini dijalankan dengan sungguh-sungguh, maka pembangunan daerah tidak lagi sekadar slogan, melainkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat.( Kasma)


































:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,598,20,0)/kly-media-production/medias/4849524/original/085214000_1717171762-19_WhatsApp_Image_2024-05-31_at_22.15.20__1_.jpeg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382095/original/065022200_1760528961-nova_arianto.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382025/original/028973600_1760525453-IMG_6059.jpeg)