Humas PT Hutahaean Tanggapi Informasi Tanggul Penahan Tembok IPAL Jebol, Begini Penjelasannya

1 month ago 22

SIMALUNGUN - Beredarnya informasi tentang bencana rubuhnya tanggul penahan tanah pada tembok kolam penampungan limbah cair yang dimuat salah satu media cyber dianggap tidak berimbang dan terkesan menyudutkan pihak perusahaan.

Hal ini disampaikan, Willy selaku Humas PT Hutahaean melalui pesan selular menjelaskan, kondisi IPAL (Instalasi Penampungan Air Limbah; red) di Nagori Landbouw, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Senin (22/12/2025), sekira pukul 15.09 WIB.

"Penulis berita tidak menghubungi pihak manajemen untuk konfirmasi terkait tanggul tanah yang tidak padat tersebut rusak diakibatkan intensitas curah hujan tinggi saat itu, " sebut Willy melalui pesan percakapan selularnya.

Selanjutnya, Ia menerangkan, sebanyak 8 unit jumlah Ipal (kolam; red) yang sejak awal dibangun telah melalui Dinas terkait dalam rangka uji baku mutu dan sebanyak 7 kolam proses filtrasi limbah cair tersebut.

" Jadi yang jebol itu kolam ke-8 dan proses filtrasi pada kolam ke - 7 sudah memenuhi ketentuan uji  baku mutu, bang, " jelas Willy.

Ia menerangkan, kenaikan debet air akibat intensitas curah hujan menggerus tanggul penahan temboknya dan pihak perusahaan telah memperbaiki tanggul tersebut secara manual dan tetap diawasi.

"Sementara air limbah di sirkulasi ulang, dan saat ini limbah cair di lepas di kolam 7 yang sesuai baku mutu, " jelas Humas PT Hutahaean.

Kemudian, Willy juga menyampaikan, pihak manajemen sudah menjadwalkan, dalam waktu dekat dilaksanakan rehabilitasi jebolnya tanggul dan tembok penahan longsoran tersebut.

"Saat ini lagi progress alat berat milik perusahaan kita ya bang, " tutup Willy.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |