Genjot Produktivitas Pangan, Kementan Resmi Luncurkan Program IP300 di Barru

17 hours ago 6

BARRU - Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) mengambil langkah strategis dalam menggenjot produktivitas sektor pangan nasional. 

Secara resmi, Kementan meluncurkan program tanam padi tiga kali dalam setahun (Indeks Pertanaman 300 / IP300) di Kabupaten Barru.

​Peluncuran tanam perdana yang menandai era baru pertanian intensif ini dipusatkan di Kampung Baera, Desa Kamiri, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (29/8/2026).

Acara ini dihadiri langsung oleh Tenaga Ahli Menteri Pertanian RI, Prof. Dr. Ir. Abdul Haris Bahrun, M.Si, bersama Kepala Pusat Pendidikan Pertanian BPPSDMP Kementan RI sekaligus Penanggung Jawab Swasembada Pangan dan Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) Kabupaten Barru, Dr. Muhammad Amin.

​Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Prof. Haris Bahrun tidak hanya melakukan peluncuran tanam perdana, tetapi juga menyerahkan secara simbolis bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa mesin pompa air kepada kelompok tani setempat guna memastikan ketersediaan pasokan air untuk mengairi lahan sawah secara berkesinambungan.

​Peluncuran program IP300 ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat untuk memaksimalkan potensi lahan pertanian di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Barru, agar mampu panen hingga tiga kali dalam setahun.

​Tenaga Ahli Menteri Pertanian RI, Prof. Dr. Ir. Abdul Haris Bahrun, M.Si, dalam keterangannya menegaskan bahwa transformasi pola tanam ini menjadi kunci penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat daerah.

​"Program tanam tiga kali setahun ini bukan sekadar target peningkatan angka produksi, tetapi sebuah keharusan strategis untuk menjawab tantangan ketersediaan pangan nasional ke depan, " ujar Prof. Haris Bahrun.

Prof. Haris Bahrun menambahkan bahwa dengan dukungan alsintan seperti pompa air yang diserahkan hari ini, bisa dipastikan bahwa kendala klasik petani terkait suplai air di musim kemarau atau masa peralihan dapat teratasi secara tuntas.

"Pemerintah hadir untuk memastikan petani di Barru memiliki daya dukung penuh agar produktivitas dan kesejahteraan mereka terus meningkat, " ungkap Prof. Haris Bahrun.

​Senada dengan hal tersebut, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian BPPSDMP Kementan RI, Dr. Muhammad Amin, menekankan pentingnya sinergi dan pendampingan intensif bagi para petani di lapangan. 

Ia memastikan bahwa Kementan RI akan terus mengawal setiap tahapan program percepatan luas tambah tanam ini.

​"Kementerian Pertanian tidak akan berhenti pada seremonial peluncuran saja. Kami berkomitmen untuk terus mendampingi para petani, khususnya di Kabupaten Barru, melalui penyuluhan dan pengawalan teknologi pertanian, " kata Dr. Muhammad Amin.

"Tujuannya agar peningkatan produksi ini benar-benar terwujud secara nyata, dan masyarakat luas, khususnya para petani kita, dapat merasakan manfaat ekonomi yang langsung dari program swasembada pangan ini, " tambah Dr. Muhammad Amin.

​Dengan hadirnya program IP300 serta dukungan infrastruktur pengairan yang memadai, para petani di Desa Kamiri menyambut antusias program ini.

Transformasi dari pola konvensional (tanam dua kali setahun) menuju tiga kali setahun diharapkan mampu mendongkrak pendapatan petani secara signifikan sekaligus memperkokoh Kabupaten Barru sebagai salah satu lumbung pangan yang tangguh di Sulawesi Selatan.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |