Ferry Juliantono: Kopdes Merah Putih, Motor Ekonomi Rakyat dan Kebangkitan Desa

3 months ago 36

BOYOLALI - Menteri Koperasi Ferry Juliantono, secara resmi membuka operasional Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) di Metuk, Boyolali, pada Minggu (26/10/2025). Kehadiran koperasi ini diharapkan menjadi terobosan baru yang membuktikan bahwa koperasi dapat menjadi garda terdepan dalam perjuangan ekonomi masyarakat kecil.

"Kopdes MP Metuk Boyolali membuktikan koperasi bisa menjadi alat perjuangan ekonomi rakyat, " ujar Menkop Ferry saat peresmian, menegaskan potensi besar lembaga ekonomi berbasis kekeluargaan ini.

Semangat ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya mengembalikan arah ekonomi sesuai konstitusi, yakni membangun ekonomi yang didasarkan pada prinsip gotong royong. Menurut Ferry, koperasi, meskipun berskala kecil, memiliki potensi kekuatan dahsyat ketika bersatu.

Ia berpesan agar Kopdes Merah Putih Metuk proaktif dalam memetakan kebutuhan dan potensi lokal. Pengembangan produk unggulan desa seperti telur asin dan jamu calung menjadi salah satu fokus yang disampaikannya.

Peresmian ini menandai sebuah momentum awal kebangkitan ekonomi di Desa Metuk. Ferry menekankan bahwa koperasi lebih dari sekadar entitas ekonomi; ia adalah gerakan kolektif yang menumbuhkan kemandirian, keadilan, dan harapan baru bagi masyarakat.

"Koperasi bukan sekadar lembaga ekonomi, tetapi gerakan kebersamaan dan kemandirian yang menumbuhkan keadilan serta harapan baru bagi masyarakat, " ucapnya, mengajak seluruh warga Metuk untuk menjadikan koperasi sebagai rumah bersama tempat bertumbuhnya usaha, solidaritas, dan semangat gotong royong demi kesejahteraan kolektif.

Lebih lanjut, Ferry berharap pengurus Kopdes Merah Putih Metuk dapat menjadi inspirasi bagi koperasi desa lainnya di seluruh Indonesia. Ia menilai Kopdes ini layak menjadi percontohan karena telah memenuhi seluruh standar pendirian koperasi, bahkan melampauinya.

Fasilitas Kopdes Merah Putih Metuk terbilang lengkap dan kokoh, meliputi gerai sembako, klinik umum, klinik gigi, apotek desa, gudang, kantor, hingga ruang fisioterapi dan konseling, serta area parkir yang memadai. Semua dirancang sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat desa.

Pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan koperasi serupa, terutama di pedesaan, sebagai solusi agar masyarakat desa terhindar dari jerat pinjaman online atau rentenir. Ferry menegaskan, Presiden ingin masyarakat desa tidak lagi hanya menjadi objek, melainkan subjek aktif dalam pembangunan ekonomi.

Kementerian Koperasi menargetkan terwujudnya 80 ribu Kopdes/Kelurahan Merah Putih pada Maret 2026, baik dari sisi fisik, sarana pendukung, maupun operasionalnya. Bayangkan, tahun depan akan ada puluhan ribu koperasi serupa yang tersebar di desa dan kelurahan.

Bupati Boyolali, Agus Irawan, menyambut baik inisiatif ini dan telah bergerak cepat membentuk Kopdes/Kelurahan Merah Putih di wilayahnya. Koperasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan potensi pertanian dan peternakan Boyolali.

"Kami sudah memberikan subsidi Rp1 juta ke setiap kopdes yang sudah terbentuk. Walaupun kecil, tetapi dapat memberikan semangat bagi desa untuk bergerak membentuk Kopdes MP, " ujar Agus, seraya menambahkan bahwa kehadiran Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi pusat perekonomian baru yang mampu memenuhi kebutuhan warga dan memutar roda ekonomi desa.

Agus melihat Kopdes MP Metuk sebagai contoh luar biasa yang dapat diadopsi di Boyolali, khususnya dalam menyediakan alternatif penjualan hasil pertanian.

Manajer Kopdes Merah Putih Metuk, Sumono, mengungkapkan bahwa semangat membentuk koperasi ini berakar dari kecintaan masyarakat Desa Metuk pada prinsip koperasi. "Karena ini dari kita oleh kita untuk kita, " katanya, memandang setiap tantangan sebagai motivasi untuk maju demi kesejahteraan desa.

Sejak didirikan pada 14 Oktober 2025, Kopdes Merah Putih Metuk telah mencatatkan omzet sekitar Rp125 juta. Kolaborasi dengan UMKM lokal untuk mengisi gerai sembako dan penjualan produk air mineral asli Desa Metuk menjadi bukti nyata geliat ekonominya. (PERS) 

Read Entire Article
Karya | Politics | | |