Fany Dwi Azzahra Terpilih Sebagai Gadih Mendah Kincai 2025

3 months ago 37

JAMBI – Malam puncak pemilihan Bujang dan Gadih Mendah Kincai 2025 yang digelar oleh Ikatan Mahasiswa Kerinci dan Sungaipenuh (IMKS) berlangsung meriah di Taman Budaya Jambi, Selasa (28/10) malam. 

Dalam ajang bergengsi tahunan ini, Fany Dwi Azzahra berhasil terpilih sebagai Gadih Mendah Kincai 2025 setelah meraih nilai dan vote tertinggi dari seluruh peserta.

Fany, gadis kelahiran 10 Oktober 1999 asal Desa Pancuran Tiga, Tanjung Pauh Mudik, Kecamatan Danau Kerinci Barat, kini tengah menempuh pendidikan di Universitas Dinamika Bangsa Jambi pada semester awal. Keberhasilannya malam itu menambah daftar prestasinya di dunia pageant dan budaya.

Sebelumnya, pada tahun 2021, Fany juga pernah menyabet gelar Putri Pariwisata Favorit Kota Sungai Penuh ketika masih duduk di bangku SMA. Konsistensi dan kecintaannya terhadap budaya Kerinci menjadi daya tarik utama di mata dewan juri.

"Saya tidak menyangka bisa kembali dipercaya untuk membawa nama Kerinci. Ini bukan hanya tentang kecantikan, tapi bagaimana kita bisa mencintai dan memperkenalkan budaya daerah kita ke masyarakat luas, " ujar Fany dengan mata berkaca-kaca usai penyerahan selempang Gadih Mendah Kincai 2025.

Selain Fany, juga terpilih Bujang Mendah Kincai 2025, yang turut mendapatkan apresiasi tinggi dari para dewan juri dan tamu undangan.

Acara yang digelar di bawah langit malam Kota Jambi itu dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting asal Kerinci dan Sungai Penuh yang kini berkarier di Jambi. Suasana penuh semangat dan kekeluargaan terasa kental sepanjang acara berlangsung.

Ketua Umum IMKS, Mhd Iidfi Hanif, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana mempererat tali silaturahmi antar generasi muda Kerinci dan Sungai Penuh yang ada di perantauan.

 "Pemilihan Bujang dan Gadih Mendah Kincai merupakan agenda tahunan IMKS yang bertujuan untuk melestarikan budaya Kerinci, serta memperkenalkan potensi generasi muda kita yang kreatif dan berkarakter, " ungkap Ketua IMKS.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh di Jambi untuk terus menjaga semangat persaudaraan, budaya, dan kreativitas yang menjadi ciri khas Bumi Sakti Alam Kerinci.(*)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |