Dukung Budaya Literasi Masyarakat, Bapas Purwokerto Hadiri Pembukaan BILFEST 2026

3 hours ago 3

​PURWOKERTO – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto menghadiri upacara pembukaan (Opening) Banyumas Internasional Literasi Festival (BILFEST) Tahun 2026. Dalam rangka mendukung peningkatan budaya literasi di masyarakat. Kegiatan yang mengusung tema “SELAMET (Selaras, Literat, Menguatkan)” ini digelar di Hetero Space Purwokerto pada Jumat (12/06).

​Hadir mewakili Kepala Bapas Kelas II Purwokerto, Kepala Subseksi Bimbingan Klien Dewasa (Kasubsi BKD), Eling Rianti.​Rangkaian acara dibuka dengan penampilan karawitan yang memukau dari Tim Saraswati SMA N 1 Purwokerto. Suasana khidmat dan penuh semangat kolaborasi langsung terasa sejak awal kegiatan yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat, pegiat literasi, dan instansi pemerintahan ini.

​Dalam sambutannya, Founder BILFEST, Ibu Rahmi Wijaya, menegaskan bahwa literasi global berkembang dengan sangat cepat dan penanganannya tidak dapat dilakukan secara parsial.​"Literasi tidak dapat berjalan sendiri dan memerlukan kolaborasi berbagai pihak. BILFEST merupakan bentuk ikhtiar agar literasi menjadi kebanggaan masyarakat Banyumas sekaligus respon terhadap perkembangan literasi global, " ujarnya.

​Rahmi juga memaparkan sejumlah program unggulan tahun ini, seperti Temu Penerbit yang memfasilitasi para penulis untuk melakukan pitching naskah secara langsung, serta Borobudur Agency di bawah naungan IKAPI yang membuka peluang bagi karya-karya lokal untuk menembus pasar internasional. Pada pelaksanaan BILFEST tahun ini, panitia menargetkan mampu menyedot 10.000 pengunjung selama 10 hari pelaksanaan, meningkat signifikan dari tahun lalu yang mencapai 5.000 pengunjung.

​Apresiasi tinggi juga datang dari Pemerintah Kabupaten Banyumas. Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Banyumas, Bapak Agus Anggraito, AP., M.Si., yang hadir mewakili Bupati Banyumas, menyampaikan bahwa BILFEST menjadi bukti nyata bahwa budaya literasi di Banyumas terus tumbuh subur dan mendapat tempat di hati masyarakat. Melalui festival ini, literasi dikemas dalam bentuk yang menyenangkan dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

​Sebagai tanda resmi dimulainya rangkaian festival, dilakukan prosesi pemukulan gong secara simbolis oleh Bapak Agus Anggraito bersama Ibu Rahmi Wijaya. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustadz Alvin Qodri demi kelancaran seluruh rangkaian kegiatan ke depan.​Ditemui usai kegiatan, Kasubsi BKD Bapas Purwokerto, Eling Rianti, menyampaikan bahwa esensi literasi yang diusung dalam BILFEST sangat relevan untuk meningkatkan literasi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

​Seluruh rangkaian pembukaan BILFEST 2026 berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta ditutup dengan gaungan salam literasi yang kompak: “Baca Terus, Terus Baca, Terus Berkarya.” (Humas Bapas Purwokerto)PURWOKERTO – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto turut mendukung upaya peningkatan budaya literasi masyarakat dengan menghadiri upacara pembukaan Banyumas Internasional Literasi Festival (BILFEST) 2026. Mengusung tema “SELAMET (Selaras, Literat, Menguatkan)”, acara pembukaan yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dan pegiat literasi ini digelar meriah di Hetero Space Purwokerto, Jumat (12/06).

Kehadiran Bapas Purwokerto dalam festival tersebut diwakili oleh Kepala Subseksi Bimbingan Klien Dewasa (Kasubsi BKD), Eling Rianti. Rangkaian kegiatan resmi dibuka melalui prosesi pemukulan gong secara simbolis oleh Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Banyumas, Agus Anggraito, bersama Founder BILFEST, Rahmi Wijaya.

Hadir mewakili Bupati Banyumas, Agus Anggraito memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan festival yang dinilai mampu mengemas edukasi dengan cara yang menyenangkan. "BILFEST menjadi bukti nyata bahwa budaya literasi di Banyumas terus tumbuh subur dan mendapat tempat di hati masyarakat. Melalui festival ini, literasi dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, " tegasnya.

Terkait dukungan institusinya, Kepala Bapas Kelas II Purwokerto, Nasirudin, secara terpisah menegaskan bahwa ekosistem literasi merupakan elemen penting yang perlu didukung penuh oleh seluruh instansi pemerintah. “Literasi bukan sekadar kemampuan membaca, melainkan sarana membuka wawasan. Budaya ini sangat penting untuk diinternalisasi, tidak hanya bagi masyarakat luas, tetapi juga sebagai bekal edukasi positif bagi Klien Pemasyarakatan agar mereka siap kembali berbaur dengan masyarakat, ” ungkap Nasirudin.

Senada dengan hal tersebut, Kasubsi BKD Bapas Purwokerto, Eling Rianti, yang hadir di lokasi kegiatan menambahkan bahwa partisipasi Bapas dalam ajang ini memiliki makna strategis. "Esensi literasi yang diusung dalam BILFEST ini sangat relevan dengan tugas pembimbingan kami, di mana peningkatan literasi berbanding lurus dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat, " tuturnya.

Sementara itu, Founder BILFEST, Rahmi Wijaya, menjelaskan bahwa literasi global berkembang pesat dan membutuhkan kolaborasi lintas sektoral seperti yang terwujud dalam acara ini. Pada tahun pelaksanaannya kali ini, panitia menargetkan mampu menyedot hingga 10.000 pengunjung selama 10 hari, serta memfasilitasi penulis lokal untuk menembus pasar internasional melalui program "Temu Penerbit" dan "Borobudur Agency".

Secara keseluruhan, pembukaan BILFEST 2026 yang diawali dengan sajian karawitan memukau dari Tim Saraswati SMAN 1 Purwokerto berjalan aman, tertib, dan lancar. Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama serta gaungan salam literasi yang diserukan secara kompak oleh seluruh peserta: “Baca Terus, Terus Baca, Terus Berkarya.” (Humas Bapas Purwokerto)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |